Breaking News
Buka MTQ Ke-39 Tingkat Provsu, Pj Gubernur Sumut: Semoga Dapat Membawa Nama Harum Sumut | Bupati Tapsel Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid Taqwa Muhammadiyah Ilyas Nur | Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Karimun Gelar Bakti Kesehatan | Memperingati HUT Ke-240 Kota Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Istimewa | Dalam Acara Pembukaan Turnamen Sepak Bola, DR Ferryandi: Saatnya Sepakbola Inhil Bangkit | KPUD Rohul Siapkan PSU di 31 TPS Kecamatan Tambusai Utara Senin, 24 Juni 2024

 
🢭 Siagaonline.com ⮞ Internasional
Israel Naik Pitam Disebut Negara Rezim Aparheid oleh Aktivis HAM
Internasional | Senin, 25 Januari 2021 14:20:53 WIB

Ikustrasi aparat keamanan Israel menangkap penduduk Palestina yang memprotes larangan ibadah di kompleks Masjid Al-Aqsa.

SiagaOnline.com - Pemerintah Israel langsung naik pitam setelah kelompok pemantau Hak Asasi Manusia (HAM) B'Tselem menyebut negara yang menduduki wilayah Palestina itu sebagai rezim apartheid.
Menteri Pendidikan Israel, Yoav Galant, memerintahkan untuk melarang kelompok aktivis HAM B'Tselem memberi penjelasan atau pemahaman tentang hak asasi di lembaga pendidikan.

"Saya meminta direktur jenderal mencegah lembaga yang menyatakan Israel sebagai negara apartheid atau mempermalukan tentara Israel memberikan materi di sekolah," cuit Galant melalui Twitter, seperti dilansir Associated Press, Senin (25/1).

"Kementerian Pendidikan di bawah kepemimpinan saya akan terus mengajarkan tentang negara Yahud yang demokratis dan pandangan Zionisme," lanjut Galant.

Menanggapi hal itu, B'Tselem menyatakan mereka tidak akan gentar dan akan tetap memberikan materi pembelajaran melalui telekonferensi dari Haifa.

"B'Tselem akan tetap melanjutkan misinya untuk merekam kenyataan, menganalisisnya, dan memaparkan temuan kami kepada masyarakat Israel dan dunia," demikian isi pernyataan B'Tselem.

Dalam laporannya yang dirilis 12 Januari lalu, B'Tselem melaporkan hak warga Palestina di Tepi Barat lebih sedikit selama di bawah kendali Israel. Kondisi ini kontras dengan orang Yahudi yang hidup di seluruh wilayah Laut Mediterania dan Sungai Jordan.

B'Tselem tersebut berpendapat, Israel menutupi kenyataan bahwa ada sekitar 7 juta orang Yahudi dan 7 juta orang Palestina yang hidup di bawah satu sistem dengan hak-hak yang sangat tidak setara.

Pada 2018 silam, pemerintah Israel mengesahkan undang-undang yang melarang kelompok yang menentang aksi pasukan Israel memberikan materi di lembaga pendidikan.

Beleid itu dibuat sebagai tanggapan atas kegiatan kelompok Breaking the Silence, yakni sekumpulan mantan tentara Israel yang memutuskan membeberkan kebijakan keji negara itu dalam pendudukan di Tepi Barat.

Dilansir dari CNNIndonesia, Israel sudah sejak lama mendeklarasikan diri sebagai negara demokrasi, di mana warga Palestina juga memiliki hak yang sama. Israel sendiri merebut Yerusalem timur, Tepi Barat, dan Jalur Gaza dalam Perang 1967. Namun, pencaplokan Israel atas Tepi Barat bahkan tidak diakui dunia.

Meski sebagian besar orang Palestina di Yerusalem Timur adalah "penduduk" Israel, tapi status mereka bukan warga negara dengan hak suara.

Israel sempat menarik pasukan dan warganya dari Gaza pada 2005, tapi mereka kembali memberlakukan blokade usai kelompok militan Hamas merebut kekuasaan dua tahun kemudian.

Selama beberapa dekade terakhir, para kritikus Israel memakai istilah "apartheid" sebagai wujud paling keras untuk mengkritik negara Zionis tersebut.

Mahkamah Internasional (ICC) mendefinisikan apartheid sebagai "rezim penindasan sistematis dan dominasi yang dilembagakan oleh satu kelompok ras".

Israel dengan tegas menolak tuduhan tersebut, pihaknya berkilah bahwa pembatasan yang diberlakukan di Gaza dan Tepi Barat adalah tindakan sementara yang diperlukan untuk keamanan.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)

Buka MTQ Ke-39 Tingkat Provsu, Pj Gubernur Sumut: Semoga Dapat Membawa Nama Harum Sumut
Siaga Sumut | Senin 24 Juni 2024, 07:36 WIB
Bupati Tapsel Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid Taqwa Muhammadiyah Ilyas Nur
Daerah | Senin 24 Juni 2024, 07:34 WIB
Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Karimun Gelar Bakti Kesehatan
Siaga Kepri | Senin 24 Juni 2024, 07:32 WIB
Memperingati HUT Ke-240 Kota Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Pekanbaru | Minggu 23 Juni 2024, 19:50 WIB
Dalam Acara Pembukaan Turnamen Sepak Bola, DR Ferryandi: Saatnya Sepakbola Inhil Bangkit
Indragiri Hilir | Minggu 23 Juni 2024, 18:43 WIB
KPUD Rohul Siapkan PSU di 31 TPS Kecamatan Tambusai Utara
Rokan Hulu | Minggu 23 Juni 2024, 17:20 WIB



Komentar Anda :

 
Berita Terkini Indeks
#1 Buka MTQ Ke-39 Tingkat Provsu, Pj Gubernur Sumut: Semoga Dapat Membawa Nama Harum Sumut
#2 Bupati Tapsel Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid Taqwa Muhammadiyah Ilyas Nur
#3 Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Karimun Gelar Bakti Kesehatan
#4 Memperingati HUT Ke-240 Kota Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Istimewa
#5 Dalam Acara Pembukaan Turnamen Sepak Bola, DR Ferryandi: Saatnya Sepakbola Inhil Bangkit
#6 KPUD Rohul Siapkan PSU di 31 TPS Kecamatan Tambusai Utara
#7 Dianggarkan Wardan dan SU, Jembatan Parit 16 Pulau Kijang Diprediksi Selesai Tahun Ini
#8 Dalam Rangka Idul Adha 2024, PT Dharmasraya Sawit Lestari Kembali Sumbangkan Hewan Kurban
#9 Dalam Rangka Idul Adha 2024, PT Dharmasraya Sawit Lestari Kembali Sumbangkan Hewan Kurban
#10 Polres Dharmasraya Gelar Olahraga Bersama Peringati Hari Bhayangkara Ke-78
 


 
 

Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya


 
Quick Links
 
+ Home
+ Redaksi
+ Disclaimer
+ Pedoman Berita Siber
+ Tentang Kami
+ Info Iklan
 
Kanal
 
+ Nasional
+ Daerah
+ Kota
+ Internasional
+ Politik
+ Ekonomi
+ Hukrim
+ Olahraga
+ Indeks
 

Alamat Redaksi/TU

 
Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
Telpon: 0852-6599-8456

Email:
red_siagaonlinepku@yahoo.com
Website:
www.siagaonline.com
 
Copyright © 2023 Siagaonline.com, all rights reserved