Senin, 16 Mei 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Diduga Cemarkan Lingkungan, PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Biarkan Limbah Latung Berserahkan
Senin, 01-06-2020 - 16:06:52 WIB
Teks foto: Tim media ini saat melakukan pemantauan di daerah lokasi tepatnya berserahkannya limbah latung milik PT. Pertamina EP 1 Asset Lirik Field.

SiagaOnline.com, Pelalawan - Kinerja perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, patut menjadi perhatian Pemerintah Pusat khususnya Menteri BUMN. Pasalnya, aktivitas perusahaan milik Negara tersebut, diduga tabrak beberapa Undang-undang dan Peraturan Pemerintah maupun, kebijakan Kesehatan, Keselamatan & Lingkungan (KKL) pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, itu sendiri. Hal ini, diutarakan, Edison aktivis Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) diruang kerjanya, Senin (01/06/20).

Adapun dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Fild, dijelaskan Edison, terkait adanya dugaan kesengajaan melakukan pembiaran pencemaran lingkungan hidup terkait Limbah Latung (Oil Sfild) yang diproduksi melalui saluran Pamping, bahkan limbah tersebut berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat dan perkebunan warga di sekitaran tepatnya di daerah lingkungan RT/RW 25/10, serta di lokasi samping Stasiun PEP Ukui dan belakang Stasiun Manifold 6.

"Bukan hanya itu saja, dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui limbah Latung, yang telah berserahkan itu, sudah bertahun-tahun dilakukan pembiaran. Bahkan terbukti team lembaga kami saat melakukan pemantauan dilapangan, limbah latung yang berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat baik di sekitaran pekerbunan warga masih dilakukan pembiaran oleh PT.  Pertamina EP Asset 1 Lirik Field," ungkap Edison selaku Sekum Lembaga PEPARA RI.

Edison lebih jauh menjelaskan, aksi pembiaran limbah latung itu juga ditemukan turut cemarkan lingkungan Sekolah seperti, ditemukan di beberapa titik halaman Sekolah SMP Negeri 1 Ukui, Kabupaten Pelalawan, limbah latung berserahkan tanpa dilakukan pembersihan dari pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field ataupun kontraktor sebagai pihak ketiga yang telah ditunjuk.

"Menurut Saya kasus dugaan pencemaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, akibat adanya dugaan lemahnya pengawasan oleh pihak instansi terkait seperti, Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan, baik Dinas Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau. Sehingga perusahaan milik Negara tersebut lebih leluasan membiarkan limbah latung tersebut cemarkan lingkungan pemukiman warga tempatan," tuding Edison.

Edison menegaskan, kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup itu dalam waktu  dekat akan kita tindak lanjut kepada pihak-pihak yang berkompiten. Kenapa tidak, kita menduga pembiaran limbah latung tersebut sangat berpotensi merugikan negara. Dikarenakan semestinya PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field menggunakan jasa pihak ketiga untuk membersihkan setiap limbah latung yang telah berserahkan, tutup Edison.

Perlu diketahui, sebelumnya kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait limbag latung milik PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field telah dilayangkan surat Klarifikasi/Konfirmasi dengan Nomor: 001/KT/PEPARA-RI/PKU/II/2020, tertanggal 24 Februari 2020, melalui bendera LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) bersama-sama awak media ini. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan jawaban secara tertulis dari Manager PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field, yang beralamat Jalan Raya Lintas Timur KM 175, Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Ketika Tim Media ini bersama LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia saat melakukan pemantauan dilapangan, tepatnya disejumlah lokasi berserahkan limbah latung milik PT. Pertamnia EP Asset 1 Lirik Field. Salah seorang warga bernama M. Simbolon mengatakan, limbah itu sudah lama dibiarkan Bang, Saya perhatikan tidak pernah pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field baik pihak ketiga membersihkan, katanya kepada tim saat mengambil dokumentasi limbah yang telah berserahkan.

Beberapa bulan belakangan ini, Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui Humas Yon Mursitoardi, saat memberikan keterangan secara lisan kepada awak media ini di Pekanbaru, terkait kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait data/informasi yang dikantongi awak media ini bersama tim LSM PEPARA-RI menurutnya sejauh ini belum ada kita menemukan limbah latung tersebut.

"Limbah latung tersebut tak adanya berserahkan di lingkungan pemukiman masyarakat, kita PT. Pertamina EP Asset Lirik Field, adanya pihak ketiga yaitu PT. PPLI untuk pengakutan atau pembersihan limbah latung yang telah berserahkan di daerah areal aktivitas kita," kata Yon.

Untuk memastikan balasan surat resmi sebagaimana yang telah ditunjukan kepada Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, tertanggal 24 Februari 2020 yang dimana sebagai bahan konfirmasi berita yang akan dilayangkan kepada khayalal umum, media ini kembali mempertanyakan kepada Yon Mursitoardi melalui hendphone selulernya, Senin (01/06/20).

Hingga berita ini disajikan kepada publik. Menurut, Yon Mursitoardi surat tersebut belum bisa dibalas secara resmi akibat terkendala dengan pandemi Covid-19 ini, tapi Saya akan mengkordinasikan kepada manajemen agar segera dibalas, tutupnya. (Tim)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Diduga Cemarkan Lingkungan, PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Biarkan Limbah Latung Berserahkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Kades Belung: Kita Manfaatkan DD ADD Sebaik Mungkin drmi Pembangunandan Kemakmuran Rakyat
     
    ADVERTORIAL
    Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved