Jum'at, 07 Oktober 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Direktur CV BIG BOS KETAREN Resmi di Laporkan Di Mapolda Riau
Jumat, 23-09-2022 - 07:03:20 WIB

TERKAIT:
   
 

SiagaOnline.com, Pekanbaru -  Direktur Utama CV BIG BOS KETAREN Inisial RAD resmi dilaporkan Dirreskrimmum Polda Riau atas dugaan tindak Pidana Penipuan dan Pengelapan dengan mencapai kerugian Ratusan Juta Rupiah, Rabu (21/9/2022)

Hal ini diungkapkan Suardi, SH.,MH selaku kuasa hukum Komisaris CV BHUMI RAYA SEKATA, Sultan, pada konferensi Persnya yang digelar di Caffe daerah Rajawali, Pekanbaru, Kamis (22/9/22).

Suardi, SH.,MH menjelaskan, berawal ketika Klienya, Sultan, selaku Komisaris CV BHUMI RAYA SEKATA melakukan perjanjian dengan RAD selaku Direktur Utama CV BIG BOS KETAREN (terlapor_red), terkait Perjanjian Kerja Sama Angkutan Batu Bara di Desa Karang Mendapo, Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi, bersama Rekanan CV. MENARA AGUNG, yang di wakili oleh Isa Abdullah Karim.

Sesuai Perjanjian kata Suardi, bersama CV. BIG BOS KETAREN bekerja sama dengan CV. BHUMI RAYA SEKATA untuk pengangkutan batu bara, dalam hal ini disebut sebagai pihak pertama serta pihak kedua Yang berhubungan langsung ke perusahaan batu bara adalah CV MENARA AGUNG Untuk kontrak kedua. Kerjasama antara CV BIG BOS KETAREN dalam hal ini sebagai pihak pertama, Bekerja sama dengan CV. BHUMI RAYA SEKATA dalam hal ini pihak kedua, CV. MENARA AGUNG tidak terlibat karna saat itu pihak tambang meminta CV BHUMI RAYA SEKATA untuk langsung bekerja dengan pihak tambang tanpa melalui pihak CV. MENARA AGUNG dan telah sesuai dengan kesepakatan bersama antara para pihak

"Setelah tejadi kesepakatan antara para pihak, klien kami selaku Komisaris CV. BHUMI RAYA SEKATA telah melakukan pengiriman uang kepada saudara Raja Agung Darmawan Ketaren, SE, Selaku Direktur Utama CV BIG BOS KETAREN sejumlah RP 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah). Setelah di kirimkan uang oleh klien kami, saudara RAD Selaku Direktur Utama CV. BIG BOS KETAREN meminta waktu untuk mengeluarkan Unit armada Mobil Damtruk (DT) namun Unit tersebut tidak ada sebagaimana kesepakatan, "jelasnya.

Dikatakan Suardi Lagi, bahwa saudara RAD Raja Selaku Direktur Utama CV. BIG BOS KETAREN merekomendasikan Temannya yang memiliki Unit armada Mobil Damtruk (DT) di Kota Padang dan kembali di sepakati oleh klien nya dengan membuat Kontrak yang kedua dengan kesepakatan unit armada yang di Kota Padang bisa di Geser dengan Uang deposit Rp 170.000.000 (seratus tujuh puluh juta rupiah) dimana uang pada kontrak pertama yang sejumlah RP 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah) di kurangi Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) untuk penambahan pada kontrak yang kedua dan sisa Rp 125.000.000 (seratus dua puluh lima juta rupiah) di kirimkan klien kami selaku Komisaris CV. BHUMI RAYA SEKATA kepada Pemilik armada yang di Kota padang atas perintah RAD selaku Direktur Utama CV. BIG BOS KETAREN, sehingga sisa uang deposit klien nya selaku Komisaris CV BHUMI RAYA SEKATA sejumlah Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) masih berada pada RAD selaku Direktur Utama CV. BIG BOS KETAREN.

"Sisa uang klien kami yang masih berada pada saudara RAD sesuai dengan kontrak pertama dimana armada tidak pernah di datangkan ke lokasi, selanjutnya klien kami mempertanyakan perihal uang tersebut sejumlah Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) yang masih berada pada RAD Selaku Direktur Utama CV. BIG BOS KETAREN namun saudara RAD mengaitkan pada kontrak Kedua dimana antara Kontrak Pertama dan kedua sangat berbeda dimana kontrak pertama telah tidak sesuai kesepakatan perjanjian," ujar Suardi

Selanjutnya, lanjut Suardi menjelaskan, klien kami selalu berupaya menguhubungi saudara Raja Agung Darmawan Ketaren, SE, Selaku Direktur Utama CV BIG BOS KETAREN namun tidak pernah ada hasil dan selalu menghindar ketika di hubungi oleh klien kami, dengan tidak menunjukan etikat baik memblokir nomor harpone klien kami. Bahkan klien kami juga berupaya untuk bertemu kepada saudara RAD melalui rekanan An. Dendi Sandra Sarif yang merupakan anggota kepolisian Polsek Bukit Raya, dimana sesuai Pengakuan saudara RAD bahwa saudara Dendi Sandra Sarif sebagai Direksi pada perusahaan CV. BIG BOS KETAREN, namun tidak membuahkan hasil dan selalu menghindar ketika di hubungi oleh klien kami seolah olah lepas tanggan.

Selanjutnya, klien kami berupaya untuk bertemu kembali dengan saudara Raja Agung Darmawan Ketaren, SE di rumahnya yang berada di perumahan TAMAN CITRA RESIDEN kelurahan simpang Tiga Kecamatan Bukitraya kota Pekanbaru, untuk menghindari adanya perselisihan klien kami meminta Pendampingan anggota Kepolisian Polda Riau dan hanya khusus menjembatani dan tidak ikut campur dalam Permasalahan antara klien kami dengan saudara RAD.

"Selama klien kami di dampingi anggota Kepolisian dari Polda Riau untuk menjumpai saudara RAD tidak pernah melakukan tindakan diluar yang melanggar Prosedur hukum dan didampingi oleh Pihak Security serta pihak Pengembang Perumahan," papar Suardi.

Diterangkan Suardi, klien kami dirugikan akibat tindakan saudara RAD Raja, dimana uang klien kami yang tidak di kembalikan sejumlah Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah) dimana dari awal telah terbukti tidak adanya niatan, baik tindakan dari saudara RAD yang merugikan pihak klien kami.

"Sangat jelas dari awal saudara RAD diduga sudah berniat mencurangi klien kami dimana klien kami selalu menawarkan solusi namun tidak ditanggapi oleh saudara RAD," terangnya.

Bukan hanya itu, menurut Kuasa Hukum Sultan ini, Bahwa sanggat jelas saudara RAD ingin menguntungkan diri sendiri dengan melawan hak, baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, baik dengan akal dan tipu muslihat, maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan sesuatu barang atau uang yang mengakibatkan klien kami selaku Komisaris CV. BHUMI RAYA SEKATA atas nama SULTAN di rugikan sejumlah Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

"Kami Selaku KUASA HUKUM berkeyakinan bahwa adanya unsur Dugaan tindak dalam Pidana Pasal 378, 372 KUHP Jo Pasal 55 (turut melakukan) dan Pasal 56 KUHP (membantu melakukan) karena saudara Raja Agung Darmawan Ketaren, SE sudah memiliki niatan jahat dan sudah di rencakan sebelum melakukan perjanjian dan bahkan," tutup Suardi.
Rinda

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Direktur CV BIG BOS KETAREN Resmi di Laporkan Di Mapolda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Bupati karimun Dr H Aunur Rafiq Menghadiri Acara Rapat Koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial E
     
    ADVERTORIAL
    Jalin Silaturahmi Dengan Akademisi, Bupati Nanang ke Kampus STAI YASBA Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuk
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved