Sabtu, 11 Juli 2020
Follow:  
www.siagaonline.com
 
PSBB Tidak Diperpanjang, Bukan Berarti Bebas, Walikota Minta Pos Kamling Diaktifkan
Jumat, 29-05-2020 - 10:38:44 WIB

SiagaOnline.com, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tidak lagi memberlakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sejauh ini sudah diperpanjang sebanyak tiga kali.

Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT mengatakan, meski PSBB berakhir, namun bukan berarti masyarakat bebas beraktivitas seperti biasa sebelum pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 melanda.

"Tapi pemerintah membuat tatanan hidup baru yang disebut New Normal dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya saat memberi keterangan pers usai memimpin rapat evaluasi pelaksanaan PSBB tahap III, di ruang rapat lantai III komplek MPP Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (28/5).

"Jadi bukan berarti PSBB selesai, semua bebas, belum. Bebas kita masih bebas bersyarat," tegas walikota menambahkan.

Ia menjelaskan karena New Normal ini bukan berarti masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti dalam kondisi normal, normal seperti sebelum covid.

"Tapi normal yang dimaksud tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap walikota.

Dalam penerapan New Normal, disampaikannya jika seluruh tempat hiburan tidak serta merta dapat beroperasi normal. Akan tetapi pengelola wajib mengajukan permohonan beroperasi ke pemerintah kota melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Apakah hiburan langsung buka? Tidak. Kita akan buat perwako (peraturan walikota), mereka harus buat permohonna dulu ke kita, nanti dipelajari, jika memenuhi standar protokol kesehatan, kita izinkan dan diawasi. Siapa yang awasi? TNI/Polri," ucapnya.

"Kenapa libatkan TNI/Polri, karena masyarakat kita belum disiplin. Masyarakat kita belum seperti Rakyat Korea dan Jepang, maka TNI dihadirkan untuk ikut mendisiplinkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan," sambung walikota.

Kemudian untuk rumah ibadah, sebut Wako, juga tetap mematuhi protokol kesehatan seperti dalam penerapan PSBB sampai adanya aturan baru dari Kementerian Agama dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Apakah beribadah langsung bergeser dari rumah ke masjid? Ini bukan serta merta, tetapi akan mengacu kepada keputusan Menteri Agama dan fatwa MUI. Jadi seperti apa aturannya, kita tungu dulu aturan yang jelas dari pusat.

Yang jelas, semua masih wajib melaksanakan protokol kesehatan," paparnya.

Begitu juga dengan sekolah, dengan peniadaan PSBB tidak berarti belajar dari rumah mulai Jumat (29/5/2020) langsung bergeser ke sekolah.

"Untuk sekolah, apakah langsung aktif seperti sebelum covid? Kita tunggu aturan dari Menteri Pendidikan dulu. Demikian juga untuk ASN, apakah langsung bekerja seperti biasa?, kita juga tunggu aturan dari Menpan seperti apa," tutup walikota.

Pasca peniadaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhitung Jumat (28/5/2020), Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, meminta seluruh RT dan RW untuk mengaktifkan pos keamanan lingkungan (kamling).

Dikatakan walikota, pos kamling akan menjadi benteng terakhir pencegahan Covid-19 di Kota Pekanbaru mengingat keberadaan pos chehk point atau pos pengamanan perbatasan tidak bisa didirikan lagi dengan pencabutan penerapan PSBB.

"Dengan PSBB tidak diperpanjang, kita tidak bisa mendirikan pos check point. Tadi kata Kapolresta, Polresta bisa melakukan razia ketupat, tapi hanya 7 hari. Maka benteng kita terakhir RT dan RW, pos kamling harus aktif," pintanya saat memberi keterangan pers usai memimpin rapat evaluasi pelaksanaan PSBB tahap III, di ruang rapat lantai III komplek MPP Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (28/5).

"Tadi juga sudah disampaikan kepada ketua Forum RT RW agar bisa disosialosasikan kepada seluruh RT RW di tiap-tiap kelurahan," ulas walikota.

Nantinya, terang walikota, RT dan RW mesti tahu dan mengawasi aktivitas warga di lingkungan masing-masing.

"Pak RT dan pak RW mesti tau siapa warga yang keluar masuk 1x24 jam," ucapnya.

Jika dalam pengawasannya ada warga tempatan maupun pendatang yang terindikasi terinfeksi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, RT dan RW  diminta memberikan laporan secepatnya ke pemerintah kota melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

"Kalau ada warga yang dicurigai, lapor ke call center 112 untuk dilakukan penanganan segera. Nanti akan dilakukan rapid test, jika reaktif, kita lanjutkan uji swab," tutupnya. (kominfo)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • PSBB Tidak Diperpanjang, Bukan Berarti Bebas, Walikota Minta Pos Kamling Diaktifkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Pembangunan Jalan TMMD Reguler Banyumas Berat Namun Akan Selesai Karena Masyarakat
     
    ADVERTORIAL
    ASN Gelar Tradisi Ngapur Menyambut Hari Jadi Purwakarta
     
    TERPOPULER
    1 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    2 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    3 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    4 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    5 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    6 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    7 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 Heboh..., Oknum Kadis Terduga Mesum, Saudara Bupati Nias Barat
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved