Kamis, 06 08 2020
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Pasangan Perseorangan Dalam Pilkada Karawang Sesalkan Pernyataan Bawaslu
Minggu, 19-07-2020 - 16:07:42 WIB


Karawang, siagaonline.com - Pasangan perseorangan dalam pilkada Karawang, Paslon Endang-Asep Agustian (Enak) harap-harap kecewa jika KPU Karawang tidak meloloskan pencalonannya.

Sebab, saat rapat koordinasi dengan KPU Karawang dan calon perseorangan pada Jumat (17/7/2020), Komisioner Bawaslu Karawang Suryana Hadi Wijaya mengklaim telah menemukan sekitar 10 ribu dokumen dukungan bakal calon perseorangan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sehingga kemungkinan besar Paslon ENAK harus "memperbaiki" dokumen syarat pencalonannya selama kurun waktu tiga hari dari mulai tanggal 25, 26, 27 Juli 2020 nanti.

Selain itu, besok tepatnya Senin (20/07/2020) penyelenggara pilkada Karawang akan melakukan rekaptulasi hasil Verifikasi Faktual (Verfak) untuk pasangan calon perseorangan Pilkada Karawang, Paslon Enak.

Untuk mengantisipasi agar tidak anarkis, jika KPU Karawang tidak meloloskan, Paslon Enak mengintruksikan kepada para relawan, pendukung serta simpatisannya agar tidak berbuat anarkis ataupun kegaduhan yang lebih mengedepankan arogansi.

Hal itu di intruksikan oleh Balon Wabup Perseorangan Asep Agustian SH. MH kepada para relawannya.

"Paslon Enak akan menerima apapun keputusan yang dikeluarkan KPU Karawang, jika saja hasil keputusan tersebut bersifat objektif," Ujar Akun sapaan akrab Asep Agustian.

Menurut Askun, dalam hal rekaptulasi hasil Verfak ini, Paslon Enak akan bersikap gentle.

"Kita tetap satu komando. Kita harus jentel. Saya ucapkan terima kasih betul buat para relawan yang selama ini mati-matian mencari dukungan KTP ke masyarakat," katanya saat melakukan rapat koordinasi terbatas dengan beberapa relawannya.

Dirinya juga merasakan langsung lelahnya bagaimana untuk dapat ikut serta dalam kontestasi pilkada Karawang. Tapi apapun hasil keputusan KPU, kata Askun jangan sampai anarkis atau melakukan perbuatan yang melawan hukum.

Dijelaskan Askun, penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi covid-19 seperti ini sangat merugikan calon perseorangan. Bagaimana tidak, syarat dukungan calon perseorangan yang lebih ketat ditambah dengan sulitnya mencari dukungan KTP ke masyarakat secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

"Sebenarnya tidak ada nilai demokrasi Pilkada di tengah pandemi corona seperti ini. Sulitnya buat syarat calon perseorangan sangat luar biasa," tuturnya.

Ia pun mencontohkan, waktu Verfak warga ketakutan saat akan diverifikasi. Karena para petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Warga nyangkanya bukan mau Verfak, tapi mau tes corona.

"Jadi warga pada ketakutan saat akan diverifikasi. Itulah kenapa dari awal saya mengusulkan agar Pilkada diundur sampai pendemi corona selesai. Karena sangat memberatkan calon perseorangan," terang Askun.

Menjawab pernyataan dari Komisioner Bawaslu Karawang, Suryana Hadi Wijaya yang menyatakan ada 4.895 dokumen dukungan calon perseorangan yang meninggal dunia, Askun kembali menjelaskan jika seharusnya penyelenggara lebih memahami kajian temuannya tersebut. 

Pasalnya, kurang lebih hampir satu tahun berkas dukungan Paslon Enak tersebut dikumpulkan. Sehingga Paslon Enak sangat menyesalkan pernyataan dari Komisioner Bawaslu Karawang yang terpublikasi lewat media tersebut.

"Kita mengumpulkan dukungan KTP itu hampir setahunan. Jadi wajar ketika di verfak ada yang sudah meninggal, ya wajar usia manusia siapa yang tahu," jelas Askun.

Selain itu, pihaknya menyesalkan dengan framing pernyataan penyelenggara lewat media tersebut. Belum apa-apa sudah menjustifikasi dan disampaikan ke publik.

Jika pun Paslon Enak diharuskan melakukan perbaikan dokumen persyaratan, Askun menegaskan 'siap' melakukan perbaikan. 

"Jika perbaikannya di angka TMS 20 ribu kali dua atau 40 ribu, kita siap. Tapi kan jika 40 ribu dikali dua sesuai aturan main, ini sama saja kita kembali ke awal. Apa mungkin dalam waktu tiga hari kita melakukan perbaikan 80 ribu dokumen dukungan," tanya balik Askun.

Paslon Enak akan menerima apapun keputusan KPU Karawang selama keputusannya bersifat objektif. Kata Askun jika pun tidak lolos verifikasi dan tidak dapat mengikuti kontestasi Pilkada Karawang, Paslon Enak akan tetap memantau kinerja penyelenggara.

"Kita akan pantau agar penyelenggara bisa bekerja netral (tidak memihak salah satu calon)," sambung Askun.

Pokoknya akan kita pantau terus. Mau penyelenggara ataupun kandidat calon nanti, "ketika ada temuan yang sifatnya pidana, maka pasti akan kita laporkan," tegas Askun. 

Reporter : Septio

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Pasangan Perseorangan Dalam Pilkada Karawang Sesalkan Pernyataan Bawaslu
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Pembangunan Jalan TMMD Reguler Banyumas Berat Namun Akan Selesai Karena Masyarakat
     
    ADVERTORIAL
    Diduga Ditembak, Satu Orang Tewas Dalam Mobil di Purwakarta
     
    TERPOPULER
    1 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    2 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    3 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    4 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    5 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    6 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    7 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 Heboh..., Oknum Kadis Terduga Mesum, Saudara Bupati Nias Barat
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved