Minggu, 11 April 2021
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Junta Militer Buru Aktor Terkemuka Myanmar Dianggap Dukung Gerakan Protes Anti-Kudeta
Kamis, 08-04-2021 - 13:33:38 WIB
Ilustrasi militer Myanmar.

SiagaOnline.com - Seorang aktor, penyanyi sekaligus model terkemuka Myanmar ikut ditangkap saat junta militer memburu 120 selebriti karena dianggap mendukung gerakan protes anti-kudeta.
Penangkapan itu disampaikan saudara perempuan Paing Takhon, Thi Thi Lwin melalui akun Facebooknya.

Menurut penuturan Thi Thi Lwin, sekitar 50 tentara dengan delapan truk militer datang ke rumah ibunya untuk menangkap Paing Takhon, di Nort Dagon, Yangon, Kamis (8/4) pagi.

"Karena dia sakit parah, mereka menangkapnya dengan tenang tanpa kekerasan. Kami tidak tahu ke mana dia dibawa," ujarnya, mengutip CNNIndonesia.

Paing Takhon (24) adalah seorang bintang di Myanmar dan negara tetangga Thailand. Ia aktif dalam gerakan protes anti kudeta baik secara langsung di jalanan maupun melalui media sosial.

Baru-baru ini di media sosial milik aktor kenamaan itu, dia menulis kondisi kesehatannya tengah memburuk.

"Kesehatan saya sedang tidak baik selama beberapa hari. Saya selalu berdoa setiap kali saya bersembahyang untuk kesehatan dan untuk mendapatkan kedamaian di Myanmar secepat mungkin," tulisnya pada hari Rabu.

Pada bulan Februari, dia memposting foto dirinya yang mengenakan pakaian olahraga putih dengan megafon, topi, dan bulu anjing putih yang diikat di dadanya saat melakukan protes.

"Bantu kami menghentikan kejahatan terhadap kemanusiaan," ujarnya di Instagram pada bulan Februari.

Paing Takhon juga menjadi salah satu artis terkenal di Thailand, beberapa kali dia muncul dalam iklan dan acara TV.

Pihak berwenang Myanmar telah merilis daftar sekitar 120 selebriti untuk ditangkap, termasuk penyanyi Lin Lin dan Chit Thu Wai, aktor Phway Phway, Eaindra Kyaw Zin dan Pyay Ti Oo serta model May Myat Noe.

Penangkapan kepada para selebriti itu dilakukan berdasarkan undang-undang yang melarang penghasutan perbedaan pendapat di angkatan bersenjata. Mereka yang ditangkap akan dikenakan hukuman penjara tiga tahun.

Myanmar diguncang oleh protes harian sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari, dan pihak berwenang telah melakukan tindak kekerasan hingga menewaskan 598 termasuk 48 anak-anak dan menangkap 2.847 orang.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Junta Militer Buru Aktor Terkemuka Myanmar Dianggap Dukung Gerakan Protes Anti-Kudeta
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    17 Februari Bupati dan Wakil Bupati Sergai Akhiri Kepemimpinan Periode 2016-2021
     
    ADVERTORIAL
    Eksportir Sarang Burung Walet Selayaknya Ada Perhatian, Untuk Genjot Nilai Perdagangan Indonesia
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    3 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    4 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    8 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    9 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    10 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved