Minggu, 11 April 2021
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Oxford Hentikan Sementara Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca pada Anak-anak dan Remaja
Rabu, 07-04-2021 - 11:59:36 WIB
vaksin corona AstraZeneca.

SiagaOnline.com - Universitas Oxford menghentikan sementara uji coba skala kecil vaksin corona AstraZeneca pada anak-anak dan remaja di Inggris.
Uji coba disetop karena menunggu data lebih lanjut mengenai masalah pembekuan darah pada orang dewasa yang telah disuntik vaksin.

Ini menjadi masalah baru yang dihadapi AstraZeneca. Vaksin ini pernah dipuji sebagai tonggak penting dalam perang melawan pandemi corona.

Kini sejumlah negara telah membatasi penggunaan AstraZeneca sehubungan dengan efek samping vaksin.

Meski demikian Universitas Oxford meyakini tidak ada masalah keamanan dalam uji coba pada anak. Mereka masih akan menunggu panduan dari pengawas obat Inggris sebelum memberikan vaksinasi lebih lanjut.

Pihak universitas mengatakan pada Februari pihaknya ingin mendaftarkan 300 sukarelawan berusia 6-17 tahun, yang berbasis di Inggris Raya, sebagai bagian dari studi ini.

European Medicines Agency (EMA) saat ini sedang meninjau laporan pembekuan darah otak yang sangat langka yang dikenal sebagai trombosis sinus vena serebral (CVST) setelah menerima suntikan AstraZeneca. Kemungkinan hasilnya diumumkan pada Rabu atau Kamis ini.

Seorang pejabat senior EMA mengatakan ada hubungan yang jelas antara vaksin dan CVST, meskipun penyebab langsung dari penggumpalan tersebut masih belum diketahui.

Terlepas dari risiko efek samping AstraZeneca tersebut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa manfaat yang didapat dari vaksin corona itu jauh lebih besar.

WHO menegaskan tidak ada lagi alasan untuk mengubah penilaian mereka bahwa manfaat vaksin tersebut lebih besar ketimbang risikonya, dikutip dari CNNIndonesia.

Kekisruhan dengan pemerintah di Eropa mengenai produksi, pasokan, kemungkinan efek samping dan manfaat vaksin telah memberikan tekanan kepada produsen obat Anglo-Swedia itu selama berbulan-bulan.

Ahli penyakit menular Amerika Serikat, Anthony Fauci, pekan lalu mengatakan kepada Reuters bahwa AS mungkin tidak membutuhkan vaksin AstraZeneca, bahkan jika mereka mengantongi izin regulator sekalipun.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Oxford Hentikan Sementara Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca pada Anak-anak dan Remaja
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    17 Februari Bupati dan Wakil Bupati Sergai Akhiri Kepemimpinan Periode 2016-2021
     
    ADVERTORIAL
    Eksportir Sarang Burung Walet Selayaknya Ada Perhatian, Untuk Genjot Nilai Perdagangan Indonesia
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    3 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    4 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    8 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    9 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    10 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved