Asisten II Napisman Tekankan Kesiapan Seluruh Seksi Demi Suksesnya Festival Pacu Jalur Nasional 2026
Siagaonline.com, Kuansing–Dalam upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, Panitia Festival Pacu Jalur Nasional 2026 menggelar rapat koordinasi bersama seluruh unsur kepanitiaan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (27/07/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari tahapan akhir pemantapan persiapan menjelang pelaksanaan agenda budaya terbesar di Kabupaten Kuansing.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing, Drs. Napisman, yang dipercaya sebagai penanggung jawab pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengevaluasi kesiapan masing-masing bidang sekaligus memastikan seluruh seksi bekerja sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan.
Napisman menekankan pentingnya koordinasi dan kekompakan antarseksi agar tidak terjadi kendala selama pelaksanaan festival. Menurutnya, keberhasilan Festival Pacu Jalur bukan hanya bergantung pada satu bidang, melainkan hasil kerja sama seluruh panitia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tamu yang hadir.
Salah satu fokus pembahasan rapat adalah kesiapan Tim Kreatif dan Promosi Budaya. Tim ini diminta segera menyempurnakan konsep berbagai kegiatan pendukung, termasuk penyelenggaraan lomba fotografi dan videografi yang mengangkat keindahan serta nilai budaya Pacu Jalur sejak pelaksanaan rayon hingga Festival Pacu Jalur Nasional berlangsung.
Selain mengelola perlombaan, Tim Kreatif juga akan menghadirkan pameran foto yang menampilkan karya para fotografer lokal maupun nasional. Pameran tersebut direncanakan digelar di sejumlah titik strategis agar dapat dinikmati masyarakat sekaligus menjadi media promosi budaya Kuantan Singingi kepada para wisatawan.
Panitia juga telah menetapkan bahwa pengumuman pemenang beserta penyerahan hadiah lomba foto dan video akan dilaksanakan pada malam penutupan Festival Pacu Jalur Nasional 2026. Momen tersebut diharapkan menjadi penutup yang berkesan sekaligus bentuk apresiasi kepada para peserta yang berkontribusi mempromosikan budaya Pacu Jalur melalui karya visual.
Dalam rapat itu, Napisman turut menegaskan kebijakan mengenai keterlibatan sponsor. Ia menyampaikan bahwa nama sponsor maupun perusahaan tidak diperbolehkan disematkan pada nama jalur, karena identitas jalur merupakan bagian dari warisan budaya yang harus tetap dijaga keasliannya.
Meski demikian, panitia tetap memberikan ruang bagi para sponsor untuk berpartisipasi melalui penempatan logo atau nama perusahaan pada atribut anak pacuan, seperti pakaian, jaket, penutup kepala, tenda kontingen, maupun media promosi yang berada di luar arena perlombaan.
Tidak hanya itu, nama sponsor juga diperbolehkan dicantumkan pada ranji atau bagan undian, serta dapat disebutkan oleh komentator ketika jalur sedang berpacu di Sungai Kuantan. Kebijakan tersebut dinilai mampu mengakomodasi kepentingan promosi sponsor tanpa mengurangi nilai historis dan budaya Pacu Jalur.
Melalui rapat koordinasi ini, panitia berharap seluruh persiapan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dapat diselesaikan tepat waktu. Dengan sinergi seluruh unsur kepanitiaan, festival diharapkan berlangsung sukses, tertib, aman, serta mampu menarik lebih banyak perhatian masyarakat, wisatawan, dan pecinta budaya dari berbagai daerah.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :