UNP Kembali Dipercaya Dampingi Revitalisasi SLB 2026, Wujudkan Kampus Berdampak untuk Pendidikan Inklusif
Kota | Senin, 15 Juni 2026 11:23:00 WIB
Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) kembali memperoleh kepercayaan dari Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk melaksanakan Program Pendampingan Revitalisasi Sekolah Luar Biasa (SLB) Tahun 2026. Penugasan tersebut menjadi bukti konsistensi UNP dalam menghadirkan konsep Kampus Berdampak melalui kontribusi nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis UNP, Kepala Subdirektorat Kerja Sama UNP, Dodi Marta Nanda, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa tahun 2026 merupakan kali kedua UNP dipercaya oleh Direktorat PKPLK untuk menjalankan program tersebut setelah berhasil melaksanakannya pada tahun sebelumnya.
Menurut Dodi, kepercayaan yang kembali diberikan kepada UNP menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas dan komitmen universitas dalam mendukung penguatan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus di Indonesia. Hal tersebut juga mencerminkan implementasi nyata visi Kampus Berdampak yang terus dikembangkan UNP melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
"Tahun ini merupakan kepercayaan kedua yang diberikan kepada UNP untuk melaksanakan Program Pendampingan Revitalisasi SLB. Hal ini menunjukkan komitmen dan kapasitas UNP dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan khusus dan layanan khusus di Indonesia sekaligus menjadi implementasi nyata Kampus Berdampak," ujar Dodi.
Pada tahun 2026, UNP mendapat amanah mendampingi sembilan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Program tersebut dikoordinasikan oleh Ketua Tim Pelaksana Swakelola UNP, Ir. Risma Apdeni, S.T., M.T. Jumlah sekolah sasaran tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencakup empat SLB.
Dodi menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan program revitalisasi, UNP mengemban empat peran utama, yakni memberikan pendampingan dalam penyusunan perencanaan program revitalisasi, mendampingi pelaksanaan program di sekolah, melakukan pendampingan terhadap proses konstruksi, serta memastikan kemajuan pekerjaan berjalan sesuai target dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, Direktorat PKPLK menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis dan diskusi terprogram pada 7–10 Juni 2026 di Tangerang, Banten. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sekolah sasaran dalam menyusun rencana strategis pengembangan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Dalam rangkaian kegiatan itu juga dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Direktorat PKPLK dengan perguruan tinggi pelaksana Program Revitalisasi SLB Tahun 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur PKPLK, Saryadi, bersama perwakilan perguruan tinggi mitra sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan program revitalisasi.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Kontrak Swakelola Tipe II antara Ketua Tim Pelaksana Swakelola UNP dengan Pejabat Pembuat Komitmen PKPLK, Aswin Wihdiyanto. Dari pihak UNP, penandatanganan secara simbolis diwakili oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama UNP, Dodi Marta Nanda.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, UNP juga menugaskan dua alumni Teknik Sipil Fakultas Teknik, yakni Prasetia Dego Candra, S.T., M.T., dan Devid Johanska, A.Md., sebagai fasilitator. Keduanya akan mendampingi pelaksanaan revitalisasi di sekolah-sekolah sasaran, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Dodi menegaskan bahwa keterlibatan UNP dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pendampingan revitalisasi SLB, UNP tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, aman, dan berkualitas bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Program Pendampingan Revitalisasi SLB Tahun 2026 sekaligus memperkuat peran Universitas Negeri Padang sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kemitraan dengan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UNP dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :