🢭 Siagaonline.com ⮞ Pekanbaru
Simfoni Enam Ribu Langkah: Saat Zapin Mematri Marwah Riau di Langit Dunia
Pekanbaru | Minggu, 11 Januari 2026 12:47:16 WIB
Baca juga:
 
  • Simfoni Enam Ribu Langkah: Saat Zapin Mematri Marwah Riau di Langit Dunia
  •  

    Siagaonline.com, Pekanbaru - Pagi itu, Jalan Gajah Mada Pekanbaru menjelma hamparan samudera manusia yang berombak dalam keselarasan gerak yang magis. Di bawah langit Minggu, (11/1/2026) sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian, melainkan sebuah pernyataan cinta terhadap akar silsilah. Peristiwa yang diinisiasi oleh Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Riau ini akhirnya resmi ditasbihkan sebagai Rekor Dunia, sebuah pencapaian yang memahat nama Bumi Lancang Kuning di singgasana kehormatan internasional.

    Mengusung tema "Bersatu Dalam Gerak Zapin Lestarikan Budaya Melayu," ribuan pasang kaki itu melangkah dengan irama yang presisi, seolah sedang berdialog dengan leluhur. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memandang pemandangan kolosal ini dengan mata yang berbinar penuh kebanggaan. Baginya, gemuruh tabuhan marwas dan gesekan gambus yang mengiringi 6.000 jiwa tersebut adalah bukti bahwa Riau tidak pernah goyah meski dihantam badai modernitas yang kian menderu di ufuk zaman.

    "Riau memilih jalan yang berbeda. Kita memilih untuk maju tanpa tercerabut, berkembang tanpa meninggalkan akar, dan membangun tanpa mengorbankan nilai," tutur SF Hariyanto.

    Di matanya, keberhasilan mengumpulkan ribuan penari ini adalah sebuah diktum budaya bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menenggelamkan pusaka moyang, melainkan harus berjalan beriringan dalam harmoni yang indah.

    Lebih jauh, ia memaknai Tari Zapin sebagai sebuah peradaban yang diterjemahkan ke dalam olah raga dan rasa. Baginya, setiap derap langkah yang serempak adalah pengejawantahan dari disiplin, kekompakan, dan adab yang luhur.

    Zapin mengajarkan sebuah filosofi hidup yang mendalam, bahwa kebersamaan adalah pondasi yang jauh lebih utama daripada keinginan untuk menonjolkan diri sendiri, dan kecantikan sejati hanya bisa lahir dari keteraturan batin.

    Keanggunan itu pun terpancar dari busana kebaya labuh kekek yang membalut raga para penari perempuan, menciptakan sebuah narasi tentang kehormatan yang tak lekang oleh waktu.

    SF Hariyanto menegaskan, bahwa di saat dunia seakan berlomba-lomba mempertontonkan kebebasan yang tanpa sekat, perempuan Melayu Riau justru berdiri tegak menunjukkan bahwa kesantunan adalah sebuah kekuatan yang menggetarkan. Pakaian tersebut adalah benteng marwah, lambang kemuliaan yang dijaga dengan penuh ketulusan.

    "Begitu pula kebaya labuh kekek yang dikenakan hari ini. Di saat dunia berlomba-lomba menampilkan kebebasan tanpa batas, perempuan Melayu Riau justru menunjukkan bahwa kehormatan adalah kekuatan, bukan kelemahan," ungkapnya.

    "Pemprov Riau tidak akan membiarkan budaya Melayu hanya hidup di panggung seremonial. Komitmen kami jelas dan terukur," ungkap SF Hariyanto dengan penuh keyakinan.

    Ia berjanji bahwa perempuan-perempuan Melayu akan terus didorong untuk menjadi garda terdepan sebagai penjaga nilai-nilai luhur, memastikan bahwa mereka adalah ruh utama dalam pelestarian budaya, bukan sekadar pelengkap hiasan dalam sebuah acara.

    Satu hal yang memantik kekaguman adalah kemandirian di balik kemegahan acara ini, di mana seluruh rangkaian kegiatan terselenggara tanpa menyentuh sepeser pun dana APBD. SF Hariyanto memberikan apresiasi setinggi langit kepada BKOW Provinsi Riau atas dedikasi yang tak terhingga. Baginya, ini adalah kerja konsistensi, sebuah pengabdian yang lahir dari keyakinan batin dan kecintaan yang tulus terhadap tanah tumpah darah, bukan sekadar tugas administratif yang kering.

    Bagi pemerintah daerah, torehan rekor dunia ini bukanlah garis finis, melainkan sebuah titik mula bagi sebuah gerakan kebudayaan yang lebih masif dan berkesinambungan. Angka 6.000 penari itu bukanlah sekadar statistik di atas kertas rekor, melainkan sebuah proklamasi kepada seluruh penjuru Indonesia bahwa Riau menjaga warisan leluhurnya dengan sungguh-sungguh, dengan cara yang bermartabat, dan dalam bingkai kebersamaan yang kokoh.

    SF Hariyanto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat api tradisi ini agar tak padam ditelan masa. Pementasan kolosal di Jalan Gajah Mada itu adalah sebuah monumen hidup tentang jati diri bangsa yang teguh. Zapin akan terus menari di Bumi Lancang Kuning, menjadi pengingat bahwa di setiap langkah yang kita ambil, ada doa dan nilai-nilai leluhur yang senantiasa menuntun jalan menuju masa depan yang gemilang. **


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Apel Siaga Karhutla di Concong, Perkuat Sinergi Stakeholder dan Masyarakat Hadapi Ancaman El Nino 2026
  • Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Secara Rutin Melaksanakan Kegiatan Senam Pagi
  • Sekda Medison Minta Wasit Pimpin Pertandingan Secara Adil, 36 Pengadil Disiapkan untuk DCL 2026
  • Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah Ketiga, Warga Sungai Rumbai Diimbau Datang Lebih Awal
  • Peringati Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas 2026, Wabup Dharmasraya Ajak Perkuat Persatuan Bangsa
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Apel Siaga Karhutla di Concong, Perkuat Sinergi Stakeholder dan Masyarakat Hadapi Ancaman El Nino 2026
    #2 Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun Secara Rutin Melaksanakan Kegiatan Senam Pagi
    #3 Sekda Medison Minta Wasit Pimpin Pertandingan Secara Adil, 36 Pengadil Disiapkan untuk DCL 2026
    #4 Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah Ketiga, Warga Sungai Rumbai Diimbau Datang Lebih Awal
    #5 Peringati Hari Lahir Pancasila dan Harkitnas 2026, Wabup Dharmasraya Ajak Perkuat Persatuan Bangsa
    #6 AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro Undang Masyarakat Ikuti Police Woman Run 2026
    #7 Jalan, Lingkungan dan Taman Bersih dari Sampah, Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Kerja Keras DLHK
    #8 Bupati Tapsel Ajak Warga Batang Toru Hindari Pinjaman Berbunga Tinggi dan Produktifkan Lahan Kosong
    #9 Jelang Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Kota Matangkan Kesiapan Personel
    #10 Bintan Matangkan Juinis Pilkades Serentak dan PAW Tahun 2026
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved