DPRD Padang Komitmen Pulihkan Akses Air Bersih Kembali ke Rumah Warga Pasca Bencana
Daerah | Selasa, 30 Desember 2025 20:34:47 WIB
Siagaonline.com, Padang - Setelah bencana alam melanda Kota Padang, DPRD Kota Padang menunjukkan komitmen yang tak tergoyahkan untuk memulihkan hak dasar masyarakat atas air bersih.
Pada hari Rabu (24/12/2025), Ketua DPRD Padang, Muharlion, melakukan kunjungan lapangan untuk ketiga kalinya ke Intake Palukahan guna memantau proses pemulihan distribusi air.
Di lokasi, Muharlion menyatakan bahwa pipa darurat telah terpasang sempurna dan proses pengolahan air sedang berlangsung. Sebelumnya, DPRD telah menetapkan target tegas kepada Perumda Air Minum Kota Padang agar 95 persen pelanggan mendapatkan layanan kembali dalam waktu dekat, menjelang libur nataru.
"Kami hadir bukan hanya untuk kecepatan, tetapi juga memastikan pekerjaan tepat sasaran dan aman bagi masyarakat," tegasnya.
Kawasan yang menjadi prioritas pertama pemulihan adalah Koto Tangah, Nanggalo, Padang Utara, dan Kuranji yang mengalami gangguan distribusi air.
Progresnya terlihat signifikan: Perumda Air Minum bersama semua pihak terkait melakukan uji coba aliran air baku dari Intake Palukahan ke IPA Palukahan dan IPA Taban, dengan pengawasan langsung dari DPRD.
Anggota DPRD juga turun ke lapangan untuk memastikan transparansi dan kepentingan masyarakat tetap diutamakan, tanpa kelalaian teknis.
Direktur Utama Perumda Air Minum, Hendra Febrizal, menjelaskan tahapan teknis yang dibutuhkan: air dari intake membutuhkan waktu 2 jam untuk mencapai instalasi pengolahan, kemudian proses produksi dan pengisian reservoir selama 4 hingga 6 jam.
Sebagai langkah darurat, telah selesai pemasangan pipa transmisi sementara DN 400 HDPE di jalur 1 Intake Palukahan yang menjadi sumber utama bagi kedua instalasi pengolahan.
Dukungan juga datang dari DPR RI Sumatera Barat, Zigo Rolanda, yang saat meninjau lapangan menyampaikan bahwa debit air sekitar 200 liter per detik sudah mengalir ke wilayah utara Padang.
"Air sudah berjalan, namun membutuhkan 4-6 jam lagi untuk sampai ke rumah warga karena sedang dibersihkan dari lumpur. Insya Allah malam ini masyarakat di utara sudah bisa menggunakannya," jelasnya.
DPRD Kota Padang menegaskan akan terus mengawasi dan mengevaluasi distribusi air sampai benar-benar stabil.
Pengawasan ini adalah wujud tanggung jawab legislatif agar layanan air bersih tidak hanya pulih sementara, tetapi menjadi lebih handal dan berkelanjutan.
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :