Dinilai Tidak Bertahan Lama, Perbaikan Jalan Nasional Km 23 Gunakan Besi 10 mm
Siaga Kepri | Senin, 29 Mei 2023 08:42:25 WIB
|
| Teks foto: Proyek Box Culvert jalan Nusantara km 23 kijang, telan anggaran Rp 678 juta molor |
Siagaonline.com, Bintan - Proyek perbaikan jalan provinsi box culvert /gorong gorong dari dinas PUPR provinsi Kepri jalan Nusantara km 23 kijang sudah hampir 2 Minggu molor tanpa adanya aktivitas sedikitpun dari pihak pelaksana kerja.
Akibat lambanya progres pengerjaan proyek tersebut ruas jalan Nusantara menjadi kubangan lubang besar yang ada ditiga titik proyek Box Culvert.
Perlu extra hati-hati para pengendara kendaraan umum saat melintasi ruas jalan tersebut, karena di tiga titik kubangan lubang tersebut tidak ditutupi oleh pengaman plat baja, Minggu (28/5/23).
Diketahui Proyek tersebut di kerjakan 10 hari setelah lebaran idul Fitri oleh kontraktor CV Samudra jaya perkasa, dengan konsultan pengawas PT Dimensi Utama Konsultan. Dengan masa kerja 120 hari, Namun hingga kini progres nya terkesan lama alias molor.
proyek pembangunan jalan box culvert bernilai Rp 678 juta bersumber dari APBD provinsi Kepri tahun anggaran 2023. Dinilai asal-asalan, jika dilihat tidak akan bertahan lama, karena memakai besi berukuran 10 mm.
Menurut warga pengguna motor yang melintas dijalan tersebut Bahtiar mengatakan pekerjaan proyek box culvert tersebut tidak akan bertahan lama, jika menggunakan besi ukuran 10 mm, seharusnya besi ukuran 16 mm, ujar warga.
Sebab, jalan Nusantara adalah jalan provinsi jalur sibuk untuk semua jenis kenderaan angkutan barang kelas berat, termasuk dumptruk ban 10 yang membawa kontaener.
"Tidak akan bertahan lama, bahaya jika mengalami kerusakan nantinya akibat ukuran besi yang tidak sesuai. Kuat dugaan proyek ini dikerja asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi," ujarnya pada saat melintas di jalan.
Sebelumnya Ali Ketua RT 04 sebut, proyek tersebut telah dikerjakan 10 hari setelah lebaran idul Fitri.
Ianya pernah dihubungi oleh pihak kontraktor sebelum dimulainya proyek gorong-gorong tersebut, pihak kontraktor mengatakan bahwa lebar gorong gorong tersebut 1,5 meter, kata Ali.
Ali melanjutkan jika proyek tersebut mempergunakan besi ukuran 10 mm, hal itu tidak wajar dan tidak masuk akal.
Dsinggung Soal proyek parit arah ke sekolahan, itu besinya ukuran 9 ons, padahal ukuran nya 75 x 90, masuk akal ga, makanya dikasih ban dan rantai, kata Ali Rabu (24/5/2023).
pantauan awak media dilapangan tampak besi berukuran kisaran 10-12 mm terdedah atau terbiar di atas sisi Box Culvert yang belum selesai dikerjakan.
Anehnya saat awak media lakukan kembali pantauan dilapangan Minggu (28/5/23) terlihat besi ukuran 10-12 mm yang telah dirakit yang tadinya ada diatas Box Culvert kini berpindah dan diletakkan kedalam lubang parit berdekatan proyek tersebut, sementara itu masih lengang dilokasi tidak ada aktivitas perkerja proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi telah dilakukan, namun pihak Dinas PUPR Provinsi Kepri, Pihak Cv Samudra jaya perkasa, dan pihak konsultan pengawas PT Dimensi Utama konsultan belum berhasil mendapatkan keterangan lebih lanjut. (Zen)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :