Gerakan Kolaborasi Penanggulangan Stunting, Rahma: Masalah Isu Penting Dalam Dunia Kesehatan Anak
Siaga Kepri | Selasa, 14 Maret 2023 21:06:24 WIB
Siagaonline.com, Tanjungpinang - pemerintah kota Tanjungpinang bersama Badan pengendalian penduduk BKKBN serta institusi penegak Hukum laksanakan Giat Gerakan Kolaborasi penanggulangan Stunting dan pencanangan kampung keluarga berkualitas bertema"membangun generasi muda menuju Indonesia maju.bertempat dikantor Kodim 0315/ Tanjungpinang, jalan A Yani km 6 kelurahan Tanjung Ayun Sakti kecamatan Bestari kota Tanjungpinang provinsi . Selasa (14/3/23)
Hadir dalam acara.Deputi pengendalian penduduk BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng.,ketua DPRD kota Tanjungpinang Yuniarti Pustoko Weni.,kepala perwakilan BKKBN provinsi Kepri Rohina,wakil walikota Tanjungpinang Endang Abdullah, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu,para pelajar Putri SMA, SMK kota Tanjungpinang, OPD Pemkot Tanjungpinang.lurah camat serta tamu undangan lainnya.
Walikota Tanjungpinang Rahma ,dalam penyampaiannya mengatakan "masalah Stunting adalah masalah Isu penting dalam dunia kesehatan anak anak.berdasarkan laporan organisasi kesehatan dunia , estimasi ada sekitar 149 juta balita yang alami Stunting diseluruh dunia ditahun 2020 . sementara 45 juta anak yang diperkirakan memiliki tubuh terlalu kurus atau berat badan yang rendah.
Stunting adalah masalah tumbuh kembang anak yang ditandai dengan tinggi badan anak yang rendah"jelas Rahma.
Walikota Tanjungpinang apresiasi terhadap presiden RI Joko Widodo dimana presiden Jokowi adalah presiden yang sangat luar biasa karena isu ukuran orang menjadi isu penting perlu disikapi bersama.
Rahma ucapkan terima kasih kepada Deputi BKKBN karena memberikan motivasi serta dorongan turut berjuang bersama sama dalam pencegahan Stunting sejak dimulai dari capingnya sampai anak anak kita lahir .
Hal ini menjadi perhatian bagi kita semuanya
Stunting terjadi terjadi bila ibu hamil tidak cukup mendapatkan asupan nutrisi , seperti kalsium,asam Folat,,omega 3, serta mineral lainya.akibatnya janin didalam kandungan nya tidak mendapat cukup lahir dalam masa kehamilan "jelasnya.
Walikota Tanjungpinang Rahma sebut agar terhindar dari Stunting Tip yang disampaikan oleh kepala BKKBN kemarin, dimana bila ada pasangan akan nikah dicek calon wanitanya terlebih dulu ukuran besar lengannya minimal harus 26 atau 23 .lalu perlu dicek juga asam Folatnya agar supaya terditeksi sejak dini.Jika ukuran tersebut lebih baru boleh hamil .
Akhir acara para pelajar putri SMP,SMK kota Tanjungpinang mempergakan minum tablet tambah darah(TTD) bersama disaksikan oleh walikota Tanjungpinang Rahma serta stake Holder terkait. (Mzen)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :