IPWL Sosial Napza Kecewa Terhadap Mensos RI
Siaga Kepri | Rabu, 04 Januari 2023 18:24:16 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Aliansi IPWL Sosial Indonesia adalah persatuan IPWL-IPWL Sosial Napza seluruh Indonesia perlu diketahui yang mana (dulunya) merupakan mitra Kemensos RI dalam melakukan Rehabilitasi Sosial bagi Penyalahguna / pecandu Napza, sejak tahun 2013.
Terbentuk Aliansi IPWL Sosial Indonesia ini akibat dugaan stigma Mensos terhadap Pecandu Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) dan kami sangat kecewa dengan kebijakan Kemensos dalam dua (2) tahun terakhir, yang mengkerdilkan peran IPWL, Hal ini dijelaskan Ketua IPWL Sosial Kabupaten Karimun Roy SADO, Rabu (4/1/2023).
Menurut Ketua salah satu IPWL Sosial Kabupaten Karimun yang akrab dipanggil dengan nama Roy SADO ini, Kepada wartawan, menyambungkan kata dari Koordinator Aliansi IPWL Sosial Indonesia, Ade Hermawan menjelaskan bahwa 2 tahun belakangan ini tidak diterbitkan lagi SK untuk IPWL tanpa diketahui alasannya.
"Kemitraan antara IPWL dan Kemensos seperti diputuskan secara sepihak oleh Kemensos. Sepertinya hal ini terjadi karena diduga Risma Ibu Mensos RI memberikan Stigma dan Diskriminasi terhadap penyalahguna /pecandu napza," Jelasnya.
Pemerintah tidak boleh membiarkan kami (IPWL) bekerja sendiri seperti sekarang ini. Atas alasan tersebut seluruh Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Indonesia yang bernaung di Kemensos berencana dalam waktu dekat akan menggelar aksi unjuk rasa. Sambungnya.
Masih kata Roy, Kemensos diduga buang badan, tidak lagi hadir dalam menghadapi para korban napza. Lalu untuk apa pasal 54 dan 55 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta PP No. 25 Tahun 2011 itu dibuat?
Bahkan saat ini permensos No. 7 tahun 2022 tidak ada menyebutkan rehabilitasi sosial Korban Penyalahguna Napza. Bukankah Permensos secara hirarki jauh lebih rendah dari UU dan PP?
"Kami akan turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan kami sebagai rakyat kepada Presiden RI dan Kemensos RI. Korban penyalahguna napza adalah anak-anak bangsa yang harus diselamatkan! Pemerintah tidak bisa lari dari tanggungjawab itu," tutur Roy SADO. (Zubaidah)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :