Wagub Sumbar Audy Joenaldi hadiri Pasaman Equator Festival
Agam Pemkab | Minggu, 23 Oktober 2022 20:35:04 WIB
SiagaOnline.com, Pasaman - Ribuan warga banjiri Taman Equator Bonjol , kehadiran warga tersebut kelokasi tersebut guna menyaksikan secara langsung Titik Kulminasi bumi dalam rangka Pasaman Equator Festival yang diseleggarakan pada 20-24 September 2022.
Dalam kesempatan tesebut, Kepala BMKG Padang Panjang kepada pengunjung menjelaskan dimana pada pukul 12 siang, tersebut benda yang ada tidak mempunyai bayangan atau disebut negeri tampa bayangan, sementara kertas yang terdapat pada alat tersebut akan dapat terbakar dengan sendirinya, akibat efek fokus matahari pada jam tersebut.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joenaldi, Wabup Pasaman Sabar AS, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten/kota se Sumatera Barat, Forkopimda Pasaman, Sekretaris Daerah Pasaman, Mara Ondak, Kepala OPD, Ketua GOW Pasaman, Ny Denny Sabar AS, Ketua TPP PKK Pasaman, Ketua DWP Pasaman, Kepala BUMD, Tokoh Masyarakat dan Niniak Mamak.
Sementara itu Wakil Bupati Pasaman Sabar AS dalam sambutanya mengatakan, terdapatnya Garis Khatulistiwa di kabupaten Pasaman merupakan anugerah yang tak terhingga, dimana garis khatulistiwa ini hanya ada di Indonesia yakni Pasaman dan Pontianak dan ini patut kita syukuri.
Banyak Spot wisata di kabupaten Pasaman yang harus kita gali, terkhusus kawasan wisata Bonjol akan dijadikan pusat wisata Pasaman sebagai spot inti.
Guna mendukung perbaikan Pusat Wisata di Taman wisata Equator Pasaman ini, Pemerintah Daerah juga telah menganggarkan melalui APBD Pasaman tahun 2022.
Selain itu untuk tahun depan juga akan dibangun planetarium dengan anggaran Rp20 milyar, suppor alokasi anggaran dari Propinsi sebesar Rp8 milyar dan Rp12 milyar dari APBD Pasaman.
"Destinasi Planetarium ini merupakan sarana wisata edukasi astronomi dan merupakan satu satunya Planetarium yang tepat di garis khatulistiwa di Dunia dan kita berharap destinasi wisata ini akan menjadi kawasan wisata internasional," sebutnya.
Disamping itu kabupaten Pasaman juga telah ikut promosi wisata Kompas travel fire, yang diwakili oleh 9 nagari yang ada di kabupaten Pasaman beberapa hari yang lalu dan destinasi wisata nagari ini akan terus dikembangkan.
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joenaldi dalam arahanya menyebutkan pemerintah daerah Sumatera barat apresiasi terhadap pemerintah kabupaten Pasaman atas terus melakukan pengembangan wisata diberapa daerah ini, terutama atas penyelenggaraan Pasaman Equator Festival.
"Pemerintah Daerah Sumatera Barat juga telah melaunching 50 desa wisata Agro di Sumatera Barat dan kabupaten Pasaman mendapat 3 desa Agro Wisata dan desa wisata Agro ini merupakan desa yang mempunyai potensi wisata dan memiliki potensi pertanian," ujar Audy.
Ia juga menambahkan, tahun depan pemerintah Sumatera Barat akan melaksanakan Visit West Sumatera atau tahun kunjungan Wisata tahun 2023.
Kepada kabupaten/kota diharapkan untuk dapat menyumbangkan kalender Iven Pariwisata Sumatera Barat 2023, Wagub Audy yakin kabupaten Pasaman akan banyak mengirim banyak Iven kalender pariwisata.
"Untuk ini provinsi Sumatera Barat telah kehilangan 3,2 juta turis domestik dan kalau satu orang saja, berarti kita telah kehilangan 3.2 triliyun dan ini harus kita sikapi bersama," sebutnya.
Selain itu Audy juga menyebutkan, bahwa saat ini telah ada naskah tuanku Imam Bonjol yang ditulis kembali yang telah masuk kedalam Ikon ingatan Kolektif Nasional dan telah lolos untuk diterapkan pada Ikon Ingatan Kolektif Nasional.
Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan beberapa kegiatan kesenian rakyat diantaranya, penampilan tari Indang Muara Mangguang oleh kelompok sanggar tari Lubuk Sikaping dan Musical drama oleh Murid Sekolah Dasar (SD) 05 Pauah Lubuk Sikaping. (Y)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :