Padang Sidempuan - Pembagunan Kios Cinderamata di Kota Padang Sidempuan senilai 185.500.000,- oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sumatera Utara ( Propsu) makrak alias tidak terurus.
Diketahui, usai hajatan Dinas Kebudayaan Propsu ini terlaksana di bulan September 2021, seakan habis manis sepah dibuang, hingga kini, Rabu 28 September 2022, kios cederamata yang berada di areal tanah perkuburan belum ada aktiftas sama sekali.
" Tanah itu telah dihibahkan untuk pembanguan kios cinderamata. Namun hingga sekarang belum ada penyerahannya dari Propinsi" ujar Kepala Desa Simatohir Kecamatan Padang Sidempuan Angkola Julu, Muslim Pariaman saat dihubungi Wartawan.
Lebih jauh katanya, kios cideramata itu diperuntukkan untuk tempat menjual hasil desa simatohir termasuk hasil pertaniannya.
Muslim Pariaman juga berharap kepada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Propsu agar bisa meresmikan dan melakukan penyerahan secepatnya agar bisa berfungsi.
Bangunan kios cinderamata ini sempat jadi buah bibir warga di Padang Sidempuan dikarenakan tampilannya seakan mengandung mistis dan horor.
Kenapa tidak, setahun selesai tanpa penghuni, tanpa berfungsi dan diatas bangunan tertulis kalimat kios cinderamata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang berdiri diareal perkuburan.
" Apakah zaman sekarang pemerintah juga empati kepada makhluk astral sehingga menyediakan kios jual beli untuk kebutuhan jin, siluman dan dedemit, itu terlihat dari bangunan kios dibangun diatas areal perkuburan," tanya warga Padang Sidempuan, Rahmad Nasution menanggapinya kepada wartawan.
Perihal letak bangunan kios cinderamata yang dibangun areal perkuburan dijelaskan Kades Simatohir itu dikarenakan tidak ada lahan alternatif yang lain lagi.
Lanjutnya, persimpangan tersebut merupakan gerbang masuk ke lokasi desa wisata dengan adanya rencana program arum jeram.
" Areal perkuburan nantinya akan di tutupi kandang dan itu sudah diusulkan anggarannya tahun mendatang."pungkas Kades.
Terpisah Kadis Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota P.Sidempuan, Ali Hotman Hasibuan, S.Sos yang dikonfirmasi terkait anggaran pembangunan pasar cenderamata tersebut membenarkan hal itu adalah hibah.
“Hibah APBD Provsu adinda, tahun 2021,†ujar Kadis menjawab pertanyaan wartawan. (Amils)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :