Rumah Milik Pegawai Dinas Pertanian Lamsel Ludes Dilalap Si Jago Merah
Siaga Lampung | Selasa, 02 Agustus 2022 19:59:12 WIB
|
Nampak puing-puing sisa kebakaran rumah dan ruko milik Bapak Karyana di Jl. Lintas Kec. Sragi Dusun Simpang Sari, Desa Bakti Rasa akibat dilalap si jago merah.
|
SiagaOnline.com, Lamsel - Satu unit rumah sekaligus ruko (Rumah Toko) di Jl. Lintas Kecamatan Sragi, Dusun Simpang Sari Rt.02 Rw.02 Desa Bakti Rasa, Kecamatan Sragi milik Karyana (58) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (02/08/2020) dini hari. Kebakaran terjadi sekitar pukul 2.00 WIB, dugaan sementara diakibatkan oleh korsleting listrik.
Akibat peristiwa tersebut rumah permanen yang berukuran 20 X 15 meter serta toko pertanian yang dan tiga kendaraan roda dua serta seluruh isi rumah hangus terbakar akibat ganasnya si jago merah. Namun dalam insiden tersebut tak ada korban jiwa. Dan kerugian material ditaksir mencapai satu milyar.
Menurut keterangan pemiliknya, Karyana menuturkan ia terbangun sekitar pukul 2.00 WIB dini hari, karena mendengar suara genteng yang ambruk. Namun alangkah terkejutnya saat ia kebelakang, api sudah berkobar dan sangat besar. Dengan cepat ia memanggil anak, mantu, cucu serta istrinya untuk segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.
"Karena ada suara yang ambruk tengah malam, perkiraan jam 2-an, maka saya keluar dan melihat ke belakang, ruang tengah dan dapur sudah penuh dengan kobaran api. Lalu saya panggil keluarga agar segera keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Alhamdulillah keluarga selamat, namun anak laki-laki saya mengalami luka bakar di kakinya, karena berusaha menyelamatkan dokumen ijazahnya," tutur Karyana.
Sambung, Karyana yang bisa diselamatkan semalam itu, mobi Daihatsu Terios warna hitam yang terparkir di depan dan 2 unit kendaraan roda dua. Karena posisinya dekat pintu depan. Sementara 3 motor lainnya berada ditengah, hangus terbakar. Salah satunya motor inventaris dari dinas pertanian dan seluruh isi toko pertanian serta barang berharga serta dokumen milik saya hangus terbakar.
"Setelah keluarga semua keluar, kita berusaha menghubungi pemadam kebakaran. Namun nomor kontak yang kita hubungi tidak aktif sehingga kita kesulitan. Namun ada satu nomor yang bisa kita hubungi, dan Damkar datang pada pukul 4.00 WIB. Sehingga, semua barang yang ada didalam habis terbakar. Yang tersisa hanya pakaian yang melekat di badan serta, mobil dan dua motor," ucapnya.
Ia memohon doanya kepada seluruh kerabat dan warga, agar tetap kuat dan tabah dalam menghadapi musibah kebakaran tersebut. Ia tetap bersyukur keluarganya selamat.
Sementara, Pj. Kades Bakti Rasa, Amar Sumarna mengatakan, Pemdes Bakti Rasa sudah membuat laporan ke Pemerintah Kecamatan Sragi atas musibah kebakaran yang dialami oleh warganya. Agar segera dilanjutkan ke Dinsos dan BPBD Kabupaten Lampung Selatan.
"Sudah, kita buat laporan ke kecamatan agar segera dilanjutkan laporannya ke kabupaten atas musibah yang dialami warga kita. Dan saat ini, sebagai bentuk kepedulian bersama warga kita bantu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Mudah-mudahan bapak Karyana bisa tabah dan kuat dalam menghadapi musibah ini," pungkasnya.
Dari pantauan dilapangan, nampak pejabat dinas pertanian Pemkab Lamsel beserta jajaran serta KUPT Pertanian dan PPL Kecamatan Palas dan Sragi datang memberikan support dan bantuan kepada korban kebakaran. Serta pejabat Kecamatan Sragi, aparatur Desa Bakti Rasa dan masyarakat setempat datang memberikan bantuan.
Menurut informasi dilapangan, kebakaran diakibatkan arus pendek listrik yang berasal dari saluran kipas angin yang sebelumnya rusak. Dan akibat kebakaran tersebut ada juga uang sebesar 40 juta hangus terbakar serta barang berharga lainnya.
(Alfian)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :