Ribuan Bibit Ikan Dilepas Bupati Benny Utama di Batang Anang Kaluai Pasaman
Daerah | Minggu , 12 Juni 2022 22:35:42 WIB
SiagaOnline.com, Pasaman - Guna melestarikan kearifan lokal dan pelestarian sungai, Bupati Benny Utama melepas ribuan bibit ikan di Lubuk larangan Batang Anang Kampung Kubang nagari Tanjuang Baringin kecamatan Lubuk Sikaping kabupaten Pasaman provinsi Sumatera Barat, Minggu (12/6).
Saat pelepasan bibit ikan ke lubuk larangan tersebut, turut disaksikan Sekretaris Daerah, Mara Ondak, Kepala Dinas BKPSDM, Teddy Martha, serta Wali Nagari dan Bamus Nagari Tanjuang Baringin, Babinkamtibmas, Wali Jorong Ninik Mamak serta Masyarakat Tanjuang Baringin.
Seraya menikmati kopi dan goreng panas, Bupati Benny Utama mengharapkan segenap lapisan masyarakat agar menjaga lingkungan dan saling hidup rukun.
Menurutnya, aksi tabur bibit ikan itu bertujuan agar warga lebih maksimal dalam menjaga lingkungan.
Dengan adanya pelepasan benih ikan ini, maka masyarakat akan lebih sadar untuk menjaga lingkungan masing-masing.
"Lubuk Larangan dinilai sebagai kearifan lokal yang berpengaruh kuat dalam praktik-praktik adat konservasi alam serta menjaga kelestarian sungai dari pencemaran, pengrusakan atau eksploitasi berlebihan," ujar Benny Utama.
Menanggapi aspirasi masyarakat Kampung Kubang, ia meminta dilanjutkan kembali normalisasi Sungai Batang Anang tersebut, karena durasi curah hujan yang tinggi belakangan ini membuat air sungai sering meluap, mengakibatkan persawahan masyarakat menurun hasil pertaniannya.
Karena itu, Bupati Pasaman akan melanjutkan kembali normalisasi Batang Anang tersebut, dan juga memberikan bantuan pembangunan kepada Mushalla Zaitul Riqa yang berlokasi di Kampung Kubang, Kaluai Nagari Tanjuang Baringin.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pemuda Kampung Kubang, Edo Nofrianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Pasaman beserta rombongan, yang bersedia meluangkan waktunya melepas bibit ikan dan melanjutkan normalisasi Sungai Batang Anang.
"Alhamdulillah, agenda pelepasan bibit ikan ini berjalan lancar. Terkait pengambilan ikan larangan tersebut, akan dibuka sekali enam bulan melalui memancing," pungkas Edo. (Y)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :