Diminta Penegak Hukum Usut, Diduga Proyek Jalan Ketamputih – Kelemantan Tak Sesuai Bestek
Bengkalis | Jumat, 03 Juni 2022 16:07:56 WIB
|
Keterangan Gambar : Terlihat pada gambar susunan kayu gambangan tersusun indah.
|
SiagaOnline.com, Bengkalis - Pada prinsipnya masyarakat berterima kasih kepada Pemda Bengkalis yang peduli tentang perbaikan jalan yang menghubungkan antara Desa yang telah rusak.
Tetapi didalam pelaksanaan proyek tersebut diduga banyak terjadi penyimpangan antara lain besaran kaya yang di pakai gambangan berukuran 10 – 8 cm kebawah.
Dari jenis kayu campuran seperti kayu getah tenggek burung dan mata keli.
Berikutnya tentang lokasi setelah dibersihkan tidak ada pengerasan cukup di susun kayu dan dihimpit karpet hitam (giotik) dan langsung diadakan penimbunan dan pengerasan itu dilakukan satu pekerja yang tak mau menyebutkan jati dirinya.
"Kami diperintah bekerja saja begitulah adanya," katanya, Jumat (03/06/22).
Ketika ditanya siapa pengawas dan di mana keberadaannya mereka pekerja tak tau dimana berada dan siapa namanya mereka pun tak tau.
Sepertinya mereka untuk media sangat tertutup ditanya KPA, PPTK juga tak tau menau.
Ketua LSM Lipan Beni mengatakan akan bergerak dan mengumpulkan data tentang kegiatan proyek jalan Ketam Putih – Kelemantan. Dan akan segera membuat laporan Resmi ke Dinas Instansi terkait.
Pelaksana CV. Dinasti Wan Ilyas senilai Rp. 9.440 M. Konsultan pengawas PT. Abatas Rencana Karya Nusa pelaksanaan 150 hari kalender proyek terlaksana atas partisipasi anda membayar pajak. (MN)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :