Kadis koperasi dan UKM Beserta Anggota Komisi ll DPRD Tinjau Lokasi Pedagang Sanjai Pasar Atas
Daerah | Rabu, 01 Juni 2022 10:04:54 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi - Peninjauan dilakukan terkait polemik rencana Relokasi lapak pedagang sanjai dikawasan Pasar atas antara pedagang lama dan pedagang Baru, Selasa (31/05/2022).
Tampak pada kegiatan tersebut Kadis koperasi dan UKM Nauli beserta staf nya, Edison Katik Basa anggota DPRD praksi Golkar,Asril, SE anggota DPRD praksi Nasdem, H.Irman anggota DPRD praksi PPP beserta rombongan.
Sebagaimana diketahui tenda yang telah didirikan untuk pedagang sanjai sebanyak sekitar 70 unit ini telah dihibahkan oleh Telkomsel, namun beredar informasi yang tidak sesuai haran.
Menanggapi hal tersebut Dinas koperasi dan UKM beserta anggota komisi ll DPRD kota Bukittinggi langsung meninjau lokasi lapak-lapak Pedagang, karena beberapa hari yang lalu pedagang mengeluh dan mendatangi kantor DPRD Untuk meminta kejelasan.
Nauli selaku Kadis koperasi dan UKM
mengatakan, kunjungan ini adalah rencana relokasi pedagang sanjai, bahwasanya semua pedagang sanjai akan difasilitasi untuk mendapatkan tempat yang persentatif, Pembongkaran akan dilakukan menuju arah los lambung dan jalan tersebut akan dikembalikan sebagaimana fungsinya, " terang Nauli.
"Berkaitan dengan lokasi yang tersedia saat ini, Pedagang lama akan kita fasilitasi, jika memang setelah hasil verifikasi dan validasi mereka berhak berjualan,jadi selama ini mereka tidak berjualan karena tidak ada tempat, dan itu akan kami carikan solusinya, "Ujarnya
Bagi pedagang yang sudah melakukan loting beberapa hari lalu tetap Lanjut berjualan dan bersamaan nanti dengan mereka yang tidak berjualan selama ini, akan tetapi memenuhi kriteria punya kartu kuning, sudah membayar retribusi tahun 2018. Dan akan kami cek kembali," jelas Nauli.
Ditempat yang sama Edison Katik Basa ketua komisi ll, anggota DPRD praksi Golkar mengatakan, kita mamastikan kondisi pasar secara umum, khususnya kelompok pedagang sanjai.
"Karena informasi yang kami dapatkan masih adanya yang perlu ditertibkan, dan informasi dari dinas UKM kota Bukittinggi sudah ada gambar yang jelas, di tenda ini akan ditempatkan pedagang sanjai dengan hak yang sama."ujarnya.
Disini kita namakan "zona sanjai" semua pedagang sanjai kita tempatkan disini. Jadi pedagang lama yang diprioritaskan dan harus dibuktikan dengan sah.
"Ini tinggal menunggu waktu karena validasi data ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun pemerintah punya database nya," Edison mengakhiri.
Asril, SE anggota DPRD praksi Nasdem menambahkan, " kita memastikan bahwasanya ada pengaduan dari beberapa pedagang ke DPRD," Kata Asril.
"Terkait rencana pemko Bukittinggi ingin melakukan penataan pedagang di kawasan pasar atas, sebagai legislatif kita turun kelapangan dan memastikan nya,"ujar Asril.
"Pada prinsipnya setiap pengaduan ke DPRD kita tampung dan kita verifikasi lalu disampaikan ke pemda, bagaimana menurut pemerintah dan harus disampaikan ke masyarakat,"Ujar Asril.
Ditempat yang sama H.Irman anggota DPRD praksi PPP menambahkan, Kita cuma memastikan adanya simpang-siur informasi atas pedagang sanjai.
"Dan kita meminta Dinas koperasi dan UKM untuk cepat meluruskannya, agar masyarakat dapat berjualan dengan aman dan nyaman," kata Irman
(Nia)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :