SiagaOnline.com, Muara Enim - Kepedulian untuk berbagi di bulan suci Ramadhan 1443 H – 2022 M kembali dilakukan pengurus Solidaritas Insan Pers Tanjung Enim (SIP-TE), Paguyuban Masyarkat Tanjung Enim (PMTE), dan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kabupaten Muara Enim.
Setelah kegiatan berbagi takjil Ramadhan di seputaran kawasan Monpera (Monumen Perjuangan Rakyat) Tanjung Enim, hari Sabtu, 16 April 2022 lalu, kini aktivis organisasi berbagai komunitas Tanjung Enim kembali menggelar kegiatan sosial berbagi Sembako Ramadhan 1443 H, yang dipusatkan kepada Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Daar El Najah, di RT 11 Desa Tegal Rejo, Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Jum’at (22/04/2022).
"Kedatangan rombongan disambut hangat pengasuh Pondok Pesantren dan Panti Asuhan, Ustadz Sudarto, S.Ak didampingi santri dan santriwatinya, yang silaturahminya berlangsung hangat di dalam masjid," ucapnya.
Dalam sambutannya, Ustadz Sudarto selain mengucapkan terima kasih juga menyampaikan bahwa pondok pesantren dan panti asuhan yang dibinanya itu berdiri sejak tahun 2010 dengan 36 santri dan santriwati yang bersekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMK, hingga kuliah, yang ditangggung penuh oleh pengelolanya.
â€Alhamdulilah, dan terima kasih atas kunjungan pengurus SIP-TE, PMTE, dan GMPK Kabupaten Muara Enim ke tempat kami ini. Ini kehormatan buat kami dan anak-anak disini. Semoga silaturahim kita hari ini di bulan penh bekah mendapat ridho Allah SWT. Mohon perkenan memberikan penceahan dan motivasi kepada anak-anak kami ini,†ujar Ustadz Sudarto.
Sebagai Ketua rombongan, Ir. Bagus Syani Kasbie Dj, MBA menyampaikan bahwa kegiatan sosial di bulan suci Ramadhan itu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi kasih kepada sesama umat, terutama bagi para anak yatim piatu, khususnya di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Daar El Najah, RT 11 Desa Tegalrejo Tanjung Enim.
“Ya, ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk berbagi kasih Sembako Ramadhan 1443 H kepada anak-anak yatim piatu yang ada di Pondok Pesantresn dan Panti Asuhan di sini. Semoga bermanfaat dan berkah,†ujar Bagus Syani Kasbie dalam sambutannya. Owner Merenim Post ini juga berpesan kepada anak-anak yatim piatu agar selalu rajin belajar dan taat selama menimbah ilmu, serta menghindari berbagai tindak laku yang negatif, agar menjadi generasi muda Indonesia yang tangguh.
“Saya berpesan kepada anak-anak disini, rajinlah menimbah ilmu. Pendidikan di pesantren adalah pendidikan plus, karena selain mendapat pendidikan umum, juga mendapat pendidikan akhlak dan landasan kehidupan yaitu keimanan, sebagai landasan hidup sukses ke depan. Semoga silaturahim kita hari ini mendapat keridhoan Allah SWT. Aamiin YRA,†pesan Bagus Syani Kasbie sambil mengapresiasi pengasuh Pondok Pesantres dan Panti asuhan itu tidak mengandalkan pengajuan proposal pembangunan kepada pihak luar.
“Alhamdulillah, kami tidak pernah mengajukan proposal kepada pihak luar. Kami menerima bantuan yang memang dikirimkan kepada kami disini.
"Alhamdulillah, kami mulai membangun pondok ini sejak tahun 2010 yang lalu. Semoga, dengan kehadiran para wartawan dan Paguyuban Masyarakat Tanjung Enim, serta komunitas lainnya, kami dapat lebih banyak berbuat lagi,†imbuh Ustaz Sudarto saat itu.
Perwakilan GMPK Kabupaten Muara Enim, H. Abusyiri, SH menyampaikan hal senada. “Ya, kami berharap apa yang kami sampaikan hari ini dapat bermanfaat bagi anak-anak disini. Jadilah anak yang sholeh dan sholeha. Selamat menunaikan ibadah puasa,†harap H. Abusyiri.
Sebagai perwakilan SIP-TE, M. Nofah Hermanto, SE juga berpesan anak-anak yatim piatu di Pondok Pesanren ini jangan bersedih, dan harus rajin belajar sehingga nantinya menjadi anak-anak yang sukses. “Kalian jangan besedih, tapi harus lebih rajin dan bersemangat. Rasullullah sendiri begitu perhatian kepada anak yatim. Semoga kalian nantinya menjadi anak yang berguna dan berbakti kepada bangsa, Negara, dan mayarakat. Aamiin YR,†pesan Nofah sambil berharap.
Sementara, perwakilan PMTE, Yoserizal AMD juga menyampaikan apesiasinya. “Ini semangat berbagi sesama umat. Alhamdulillah, kita juga sangat berterima kasih, masih bisa berbagi dengan panti asuhan yang memang bener panti, yang setau kita masih murni untuk anak-anak yatim piatu. Karena sekarang sangat jarang ditemui panti yang belum tersentuh bantuan pemerintah. Semoga berkah,†ungkap Yoserizal.
Seusai doa bersama, acara diakhiri dengn foto bersama di halaman pondok pesantren sekaligus panti asuhan, yang luas dan asri di kawasan RT 11 Desa Tegalrejo Tanjung Enim.(Ali M/As)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :