🢭 Siagaonline.com ⮞ Daerah
Penggarap Kuasai Lahan di desa Pangke Yohanes Pieter paparkan Sejarah pemilik Tanah
Daerah | Kamis, 24 Maret 2022 16:39:39 WIB

Baca juga:
 
  • Penggarap Kuasai Lahan di desa Pangke Yohanes Pieter paparkan Sejarah pemilik Tanah
  •  

    SiagaOnline.com, Karimun - Pengakuan atas kepemilikan tanah kadang-kadang hanya didasarkan kepada seberapa lama seseorang menempati, memakai, dan mengolah tanah tersebut sehingga telah merasa seolah-olah dia lah pemegang hak milik atas tanah itu.           

    Biasanya persoalan seperti kasus ini terjadi di daerah yang baru berkembang seperti Kabupaten Karimun, harga tanah masih murah dan arus urbanisasi meningkat, lokasi-lokasi tanah yang sebelumnya tidak ada yang menempati akhirnya ada yang membangun tempat tinggal, tempat usaha atau perkebunan apalagi kondisi seperti ini didukung sikap pemerintah daerahnya yang tidak tegas dalam penataan tata ruang serta izin mendirikan bangunan serta usaha dan menganggapnya masalah sepele.

    Salah satu contoh seperti Persengketaan tanah di Kampung Tengah, Desa Pangke Barat RT 02 dan RT 03 RW 01, Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepri, seluas 64 hektar, milik Keluarga Almarhum Siong dan anak-anaknya digarap dan dikuasai belasan bahkan puluhan pendatang dari luar desa pangke. Kamis (24/3/2022).

    Sehingga Linda Theresia sebagai pengacara keluarga siong mengatakan, jika sebagian para penggarap tidak mau diajak jalan damai dengan cara penggarap membayar Rp 30 ribu permeternya dilahan siong dengan mencicilnya selama 2 tahun. Perkara ini akan di ajukan gugatan ke pengadilan.

    "Kita beri waktu sampai bulan Mei 2022, Jika mereka (Penggarap) masih bersikeras, dalam waktu itu kita ajukan gugatan dan jika itu sudah terjadi kita  minta mereka melakukan pengosongan lahan. Dan apabila tidak segera melakukan pengosongan kita akan lakukan upaya hukum, permohonan exsekusi pengosongan lahan," tegas Linda Theresia.

    Permasalahan ini juga mendapatkan respon dari Yohanes Pieter (56) Salah satu tokoh masyarakat desa Pangke, kepada awak media ia menceritakan Kalau tentang sejarah yang masalah di Pangke itu dulunya ada 4 orang cina orang tua. Jadi, tanah siong ini sebetulnya satu hamparan tak ada tanah siapa lagi semuanya tanah siong.

    Sebagian tanah itu di jual, sebagian di depan mulai dari gereja itu sampai ke sungai itu tanah siong dijual sama orang Malaysia sebagian.

    Jadi, sebagian tanah yang didalam itu adalah hak dia, siong itulah yang mengolah. Dan siong itupun ada beberapa anak, salah satu anaknya yang tertua itu bernama Akiang Sekarang pun udah meninggal anak itu.

    Lalu , sekarang turunlah kepada anak bernama Selamat adik Akiang, anak yang paling bungsu dari Siong. Untuk mereka yang penggarap penggarap kalo bermasalah sekarang itu kembalikan, ya kembalikan itu tanah orang .

    Lebih rinci Pieter menjelaskan, Untuk masyarakat asli Pangke itu berada di pesisir, sedangkan tanah siong itu hutan karet. Jadi yang ada sekarang ini adalah penggarap semua.

    "itu semua penggarap tak ada asli orang Pangke, orang Pangke sebagian nelayan sebagian lagi kerja di situ ambil getah milik keluarga siong," terangnya. (Zubaidah)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemeritah Kota Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di Universitas Hangtuah
  • Jelang Tahun Ajaran Baru, 500 Anak Yatim dan Keluarga Rentan Terima Bantuan Seragam Sekolah Gratis
  • Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
  • Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan, Seluruh Tes Urine Negatif
  • Bupati Anton dan LAMR Rohul Perkuat Sinergi, Persiapan Penabalan Adat Dimatangkan 
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Pemeritah Kota Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di Universitas Hangtuah
    #2 Jelang Tahun Ajaran Baru, 500 Anak Yatim dan Keluarga Rentan Terima Bantuan Seragam Sekolah Gratis
    #3 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    #4 Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Gabungan, Seluruh Tes Urine Negatif
    #5 Bupati Anton dan LAMR Rohul Perkuat Sinergi, Persiapan Penabalan Adat Dimatangkan 
    #6 Hari Jadi ke-49 Desa Rambah Hilir Timur Jadi Momentum Perkuat Sinergi, Wabup Rohul Respons Aspirasi Warga
    #7 Kasi Adm Kamtib Lapas Pasir Pangarayan Raih Peringkat IV PKP Lewat Inovasi SABANA-AMAN
    #8 Plt. Bupati Muara Enim Hadiri Pelantikan Tiga Pejabat Pembuat Akta Tanah
    #9 A. Elfin MZ Mochtar Ketua PSI Muara Enim Rakorda Dijadwalkan Hadiri Presiden RI Ke 7 Joko Widodo 
    #10 Tutup Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim, PTBA Cetak 19 Mekanik Muda Siap Kerja
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved