Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Bonny Noprian Pratama, SH Sidak Sungai Belanti Hulu Desa Panang Ja
Daerah | Selasa, 22 Maret 2022 19:40:42 WIB
SiagaOnline.com, Muara Enim - Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Bonny Noprian Pratama.SH dari komisi 1 Sidak kelokasi sungai Belanti Hulu Desa Panang Jaya karena menindaklanjuti hasil reses DPRD Dapil 1 Kabupaten Muara Enim terkait dengan laporan dari pada masyarakat yang diwakili oleh Pak nopri yang mana kemarin mengatakan adanya pendangkalan di sungai berarti ataupun danau aliran sungai belati terkait dengan adanya aktivitas di PT. Neppogen Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumsel, Selasa (22/03/2022).
Sidak kelokasi sungai Belanti hulu juga dihadir Camat Gunung Megang Ardiansyah.Sos, Kepala Desa Panang Jaya Yetno beserta perangkat desa, Babinkhamtibmas dan perwakilan dari perusahaan PT. Neppogen.
Dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Bonny Noprian Pratama.SH sungai belanti hulu disebabkan oleh lumpur bukan oleh limbah B3 dan yang lain-lain memakai dari itu saya selaku anggota DPRD Dapil 1 Kabupaten Muara Enim mengharapkan apa yang menjadi keluh kesah dari pada masyarakat Kabupaten Muara Enim segera ditanggapi oleh pihak PT Neppogen yang mana agar kiranya ke depan pihak perusahaan akan sesegera mungkin menindaklanjuti permintaan yang disampaikan oleh masyarakat.
Permintaan masyarakat setelah disampaikan oleh Pak nopriadi agar kiranya waduk yang menjadi aliran sungai atau danau bisa di jadikan normalisasi dan mungkin adanya bantuan dari PT Neppogen untuk bisa memberdayakan Waduk ini, minta itu dijadikan Tambak dan lain-lain kalau dari hasil kita lihat sendiri di lapangan pada saat ini bisa langsung disaksikan oleh bapak-bapak sekalian memang adanya pendangkalan entah itu disebabkan oleh perusahaan tapi pihaknya telah merespon baik permintaan daripada masyarakat yang telah saya sampaikan langsung." tutur Bonny.
Marzuki perwakilan dari perusahaan PT. Neppogen mengatakan ia sudah lama dilibatkan perusahaan mulai dari tahun 2006 hingga sekarang ini, perusahaan ada tanggung jawab kita terhadap lingkungan kita sudah melihat bahwa Jalan itupun sudah banyak lobang dan dikikis hujan yang mana material lumpur atau material halus yang masuk ke perairan kita sudah buatkan tempat penampungan makanya saya sudah pesan dengan pak Budi tolong ke depan supaya lumpur itu jangan nanti ada sedikitpun yang keluar.
" Kami juga mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Muara Enim maupun Provensi agar turun langsung kelokasi minimal setahun sekali mereka mengadakan monitoring pengawasan sekali juga mereka mengadakan penilaian untuk proporsi proporsi dari properti itu sudah cukup baik juga dari BLH setahun sekali turun ke lapangan melakukan monitoring, Kita sama sama tadi lihat kelokasi bahwa di dasar sungai itu banyak sekali yang warna Jelaskan itu adalah akibat dari pembusukan tumbuh-tumbuhan di sekitar lokasi kita dari pihak perusahaan setiap tiga bulan sekali ada pengontrolan aliran sungai." ucap Marzuki. (Agus v)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :