Mahasiswi KKN STAI Yasba Gelar Sosialisasi Bahaya Stunting kepada Masyarakat Desa Ruguk
Siaga Lampung | Minggu, 13 Maret 2022 20:03:23 WIB
Mahasiswi KKN STAI Yasba Kalianda bersama Kepala Desa Ruguk, Jaro Saiful, SE beserta jajaran dan masyarakat saat mengucapkan salam genre dalam acara peduli stunting.
SiagaOnline.com, Lamsel – Mahasiswa dan mahasiswi yang sedang Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan dari Universitas Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pembangunan (STAI Yasba) Kalianda tahun akademik 2021/2022 menggelar sosialisasi bahayanya stunting bekerjasama dengan Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan dengan tema "Peduli Stunting, Peduli Masa Depan Bangsa". Kegiatan di gelar di balai desa setempat, Minggu siang (13/03/2022).
Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting tersebut bertujuan agar para remaja dan para ibu hamil memahami dampak buruk terhadap Balita pengidap stunting. Sehingga diharapkan setelah mendengar sosialisasi pemaparan materi pencegahan dan solusinya bisa menjaga masa depan para generasi penerus bangsa yang cerdas. Dengan sasaran para remaja (calon pengantin) bisa merencanakan pernikahan dengan matang. Agar kelak menikah dan mempunyai anak tidak mengalami gizi buruk (stunting) dengan cara mengikuti anjuran para kader posyandu di tiap dusun atau desa dan OPD terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pelaksana mahasiswa dan siswi KKN, Amar Agung Adha bersama 11 rekannya, Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lamsel, Hj. Winarni, Ketua Dharma Wanita Lamsel, Yani Thamrin, Kadis Kesehatan, Joniansyah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Rika Wati, S. STP.,M.M, Ketua STAI Yasba Kalianda, Dr. Arpandi, B.E.d.,MA beserta jajaran, Camat Ketapang, Madro'i, SE, KUPT Puskesmas Ketapang, Samsurizal, PLKB Kec. Ketapang, Ketua TP PKK Kecamatan Ketapang, Esi Awariah, Kepala Desa (Jaro) Ruguk, Saiful, SE, Ketua TP PKK Desa Ruguk, Bunda Mardiana, perangkat Desa Ruguk, para Srikandi KJS Desa Ruguk, Kepala Madrasah Tsanawiyah Alfurqon, Mariyan dan Kepala MTS Darul Kamal, Ali beserta siswa-siswinya dan para ibu-ibu hamil.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjut Mars Lampung Selatan dan Mars Keluarga Berencana. Serta yel-yel BKKBN dan Salam Genre
Ketua Pelaksana KKN, Amar Agung Adha menyampaikan, sasaran kegiatan ini adalah perwakilan para remaja yakni siswa dan siswi dari dua sekolah Madrasah Tsanawiyah Alfurqon dan Madrasah Tsanawiyah Darul Kamal dan ibu-ibu hamil. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Ruguk atas mensupport pelaksanaan kegiatan ini. Semoga menjadi amal jariyah buat kita semua," lapor Amar dengan memakai Jas Almamater KKN STAI Yasba kombinasi berwarna cream abu-abu.
Sementara Kepala Desa (Jaro) Ruguk, Saiful, S.E, dalam sambutannya mengungkapkan sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN STAI Yasba yang telah menggelar program sosialisasi peduli stunting kepada warga Desa Ruguk yang bekerjasama dengan Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini sangat bermamfaat karena gambaran Desa Ruguk sangat luas dengan jumlah 13 dusun, 30 RT dan 6274 jiwa.
"Terima kasih kepada anak-anak KKN STAI Yasba Kalianda yang telah menggelar program sosialisasi peduli stunting, Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lamsel, Hj. Winarni bisa hadir disini. Tentu pentingnya swasembada gizi ini untuk masa depan kami (generasi penerus) Desa Ruguk. sehingga calon pemimpin masa depan yang unggul, cerdas dan berdaya saing," kata Jaro Saiful.
Menurut Jaro Saiful, bagaimana kedepannya desa yang sangat kita cintai, kedepannya bisa berkembang. Kalau Sumber Daya Manusia (SDM) nya terkena kasus stunting. Dan alhamdulillah dengan program ini, mudah-mudahan tepat sasaran untuk masyarakat Desa Ruguk. Sehingga anak-anak generasi penerus (calon pemimpin masa depan) tidak mengalami stunting, karena telah mendapat pembekalan dari penyampai materi.
"Kita undang juga ibu-ibu Srikandi Desa Ruguk, agar bisa menularkan program ini ke setiap wilayah dusunnya masing-masing. Itulah fungsinya kader dan Srikandi hadir juga kesini bu ! Dan kami ucapkan selamat datang kepada Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lamsel Hj. Winarni, juga kepada Ketua STAI Yasba Kalianda, Dr. Arpandi, B.E.d.,MA beserta dosen STAI Yasba di Desa Ruguk. Kami sangat mencintai dan menghormati Ibu Hj. Winarni atas dedikasinya untuk Desa Ruguk. Dengan bukti ibu-ibu Srikandi memakai serba merah," ucap Jaro Saiful sambil tertawa kecil serta senyum bahagia dan disambut tepuk tangan oleh semua hadirin.
Dalam kesempatan tersebut Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni selaku pemapar materi menyampaikan dengan mengawali sebuah pantun :
Beras merah dibeli Untuk sarapan bapak bupati Jika semua ingin berseri Makanlah yang mengandung zat besi
Selaku Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan dan Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Winarni selaku pemapar materi sangat mendukung dan juga mengapresiasi penuh kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN STAI Yasba Kalianda pada hari ini. Bahwa stunting adalah isu strategi nasional yang harus dituntaskan. Kenapa harus dituntaskan, karena menyambung masa depan bangsa. Ketika stunting tidak ada upaya untuk dituntaskan, dihilangkan, dicegah untuk tidak ada di Kabupaten Lamsel.
Menurut Winarni, jika tidak ada upaya serius maka akan menjadi ancaman bagi bagi masa depan bangsa akan suram. Untuk itu kerjasama lintas sektoral termasuk Srikandi agar menyimak materi yang kita paparkan, agar bisa berperan aktif membantu Pemdes Ruguk, kecamatan, kabupaten dalam mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan stunting di masyarakat lingkungan masing-masing.
"Dengan memahami arti stunting yaitu kekurangan gizi yang sangat kronis, sehingga mengakibatkan gagal tumbuh, yaitu pertumbuhan otak, perkembangan fisik, baik berat badan maupun tinggi badan. Memahami cara penanggulangannya, sehingga diharapkan Kabupaten Lamsel pada tahun 2024 bebas stunting dengan program gerakan swasembada gizi dan penuntasan stunting" papar Winarni.
Lanjut, Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan pada tahun 2019 bersama OPD terkait meluncurkan Program Swasembada Gizi yang bertujuan untuk menuntaskan kasus Stunting yang ada di Lampung Selatan.
“Pada tahun 2019 tercatat ada 29 persen kasus Stunting yang ada di Lampung Selatan dengan adanya program Swasembada Gizi ini Alhamdulillah pada Agustus 2021 bisa menurun menjadi 2.63 persen,†kata Winarni
Pada kesempatan itu, Winarni juga memaparkan program 5 layanan ada di Program Swasembada Gizi yaitu, Layanan KIA, Layanan Konseling Gizi, Sanitasi dan Air Bersih, Layanan PAUD dan Layanan Sosial Dimana pada Layanan PAUD didalamnya terdapat memperhatikan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Lima layanan yang telah disebutkannya tadi merupakan Program yang harus di berikan secara spesifik oleh masing masing OPD terkait kepada Masyarakat.
“Di program kami ini ada yang namanya 1000 Hari Pertama Kehidupan, tetapi secara tidak langsung apa yang kami lakukan ini juga mencakup dalam memperhatikan 8000 Hari Pertama Kehidupan,†ungkap Winarni.
Winarni juga mengatakan dalam mensosialisasikan Program Swasembada Gizi ini Para OPD dan Lintas Sektor langsung memberikan Sosialisasi kepada masyarakat agar dapat dipahami oleh masyarakat apa saja hal – hal yang perlu dilakukan dalam mengatasi Stunting.
Terakhir Winarni menyampaikan dalam menuntaskan Stunting dengan program Swasembada Gizi ini butuh kerjasama dan gotong royong dari semua Lintas Sektor mulai tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Desa.
Selesai pemaparan materi, dilanjutkan dengan penyerahan piagam dan sesi foto bersama, lalu dilanjutkan dengan makan tekwan bersama Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lamsel, Hj. Winarni bersama jajaran dan OPD didampingi oleh Kepala Desa (Jaro) Ruguk, Saiful, SE dan Camat Ketapang, Madro'i beserta jajaran di ruangan Kantor Desa Ruguk dengan dekorasi memakai adat budaya Lampung yaitu kebung. (Alfian)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)