Ratusan Demonstrasi Tergabung Dari AUI Minangkabau Bukittinggi Agam Lakukan Aksi Bela Islam
Daerah | Sabtu, 05 Maret 2022 09:11:43 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Aliansi Umat Islam (AUI) Minangkabau Bukittinggi-Agam provinsi Sumatera Barat itu mengecam pernyataan menag Yaqut Cholil Qoumas yang kontroversial dengan melakukan aksi "Bela Islam", Jumat (4/3).
Polemik ucapan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menganalogikan adzan dengan gonggongan anjing berbuntut panjang dengan munculnya aksi kecaman dibeberapa daerah yang ada di Indonesia, tak terkecuali di ranah Minang.
Aksi tersebut dimulai dengan titik kumpul dilapangan Kantin demonstran kemudian bergerak menuju kantor DPRD Jalan Sudirman Bukittinggi. Kehadiran para demonstran ditampung oleh Ketua DPRD Beny Yusrial, Wakil Ketua Nur Hasra dan Rusdy Nurman serta anggota dewan lainnya kota Bukittinggi.
Salah seorang perwakilan dari LKAAM Bukittinggi, H Yon dalam orasinya didepan gedung DPRD mengatakan, memohon kepada Polri, TNI untuk bertindak tegas agar Yaquut bisa dijebloskan kepenjara, karena telah menistakan agama.
"Kami sebagai masyarakat biasa tidak bisa untuk bertindak, kecuali dari bapak Polri, TNI. Perjuangan kita bergerak mempersatukan umat muslim seluruh Indonesia," ujarnya.
Sementara itu demonstran yang berkisar ratusan itu diwakilkan sepuluh orang untuk masuk keruang DPRD dan bergabung duduk bersama anggota DPRD .
Beginilah Aksi Demo dan Tuntut Menag Mundur di Gedung DPRD Kota Bukittinggi
Diantaranya perwakilan dari ulama Ustadz Abdul Latif, Ia mengungkapkan ucapkanlah olehmu perkataan yang baik, sopan dan perkataan yang santun kalau tidak bisa bicara yang baik, sebaiknya diam.
Menurutnya perkataan dari Menag Yaquut yang membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing sudah kelewat batas dan penghinaan terhadap agama Islam.
Seperti yang tertulis dalam Alqur'an surat Almaidah 58 yang berbunyi "Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk melaksanakan shalat, mereka menjadikannya bahan ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka orang-orang yang tidak mengerti".
"Kami sangat berterima kasih atas sambutan wakil rakyat digedung DPRD ini dengan suasana kondusif," paparnya.
Sementara itu tuntutan dari Ketua GNPF Ulama Sumbar Ustadz Abdullah Mahmud mengatakan, tuntutan dari AUI Minangkabau itu diantaranya mengutuk pernyataan Menag Yaqut Cholil.
Menuntut supaya dipecat dan diproses hukum, kemudian pada demo itu juga menolak GP Ansor atau Banser diranah minang. (Nia)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :