Pemko Bukittinggi lakukan Pembangunan Awning Dengan Membran Anti Panas dan Tahan Api di Jalan Minang
Daerah | Selasa, 25 Januari 2022 14:34:01 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Rencanakan pembuatan Awning Anti Panas dan Tahan Api oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat di Jalan Minangkabau sebagai kawasan Pasar Malam (Night Market) bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam waktu dekat ini.
Pembangunan Auning yang terdiri dari membran anti Panas dan tahan api ini sangat membantu masyarakat sekitar dari terik panasnya Matahari. Hal ini sudah di Desain oleh Dinas PUPR Kota Bukittinggi.
Adapun spesifikasi dari Awning tersebut adalah mengandung unsur Flame Retardant (Penghambat Nyala) yang artinya senyawa yang ditambahkan kebahan manufaktur seperti plastik dan tekstil dan sebagai pemoles permukaan dan lapisan yang menghambat, menekan dan menunda terbentuknya api untuk mencegah terjadinya penyebaran api.
Berdasarkan spesifikasi diatas maka terjawab sudah apa yang dicemaskan oleh beberapa pedagang yang ada disekitar jalan minangkabau tersebut.
Sebelumnya Pembangunan ini sempat ditolak oleh beberapa orang yang mengatasnamakan Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau, Bukittinggi dengan melakukan aksi berfoto bersama ditengah jalan Minangkabau pada Sabtu (22/1/) kemarin.
Sekelompok orang ini adalah beberapa Pemilik Toko yang berada dijalan tersebut, yang mengatas namakan Syarikat Pedagang dan Pemilik Toko Jalan Minangkabau, mereka sempat Menolak Keras Pembuatan Awning dan Night Market ini dengan berbagai macam alasan, seperti yang di katakan M Fadli kepada wartawan.
M Fadli mengatakan keberatan tentang pemasangan Awning ini dikarenakan cahaya matahari tidak bisa didapatkan lagi, artinya dengan pemasangan Awning tidak mendapatkan cuaca yang seperti biasanya.
Menjawab kekhawatiran Fadli dan pedagang lain, makanya Pemko Bukittinggi menjelaskan, yang dibangun di Jalan Minangkabau itu bukan Kanopi, akan tetapi Awning yang mana spesifikasinya sudah dijelaskan diatas ditambah lagi ketika hujan datang, baik pedagang maupun pembeli terlindung dari hujan setelah awning ini terpasang nantinya.
Berbeda dengan Muhammad Fadhli, beberapa orang pelaku usaha toko di Jalan Minangkabau ketika ditelusuri para awak media terkait wacana pemerintah kota Bukittinggi memasang Awning ini, rupanya tidak semua pedagang menolak rencana ini, akan tetapi juga ada pedagang yang mendukung rencana tersebut.
Salah seorang Pedagang pemilik toko yang mendukung rencana pembangunan Awning ini, UH (55) mengatakan, Perencanaan Pembangunan Awning ini, sudah melalui kajian profesional oleh pemerintah, khususnya kota Bukittinggi, ini sudah melalui proses panjang menyangkut dinas-dinas terkait.
“Kami sebagai pelaku usaha disini percaya pemko sudah mengkaji solusi-solusi terbaik untuk kami. Saya pribadi mendukung hal itu,†sebut UH.
Konsep “Minangkabau Street Night Market†atau Pasar Malam Jl Minangkabau sebagaimana pernah disampaikan Wali Kota Erman Safar ketika masih berkampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilakada) 2020, bahwa kawasan Pasar Malam di Jalan Minangkabau ditujukan bagi PKL maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). (Nia)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :