Ditahun 2021 RSUD Bukittinggi Sudah Layani 6200 Pasien Rawat Jalan dan 1169 Pasien Rawat Inap
Daerah | Kamis, 20 Januari 2022 19:28:32 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Satu tahun sudah perjalanan RSUD kota Bukittinggi sejak diresmikannya penggunaan gedung megah yang berlokasi dijalan by pass gulai bancah ini pada 18 Januari 2021 lalu.
Pada bulan Februari 2021 Rumah Sakit milik pemerintah kota Bukittinggi, Sumatera Barat ini sudah mulai melakukan pelayanan kesehatan terhadap pasien umum.
Plt Direktur RSUD Bukittinggi, Robby Novaldi, SE, MEc Dev, Kamis (20/1) kepada media Ini menyebutkan perjalanannya diakhir Tahun 2021 pada bulan desember tercatat pasien yang sudah dilayani RSUD adalah 6200 orang pasien rawat jalan dan 1169 pasien rawat inap.
Dijelaskannya, tingkat hunian atau okupansi tertinggi pasien rawat inap terjadi pada bulan Juli 2021, karena disaat yang bersamaan RSUD ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan rawatan untuk pasien Covid-19, saat itu terjadi lonjakan kasus inveksi Covid sehingga pasien covid cukup dominan dibulan tersebut, dari data terlihat jumlah total 223 pasien yang dirawat, 95 orang diantaranya adalah pasien Covid.
“Tepat pada 01 April 2021 RSUD mulai melayani pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga peningkatan kunjunganpun cukup signifikan,†ujarnya.
Menurut Roby Novaldi, sejalan dengan itu lahir pula kerjasama rujukan pasien bersama dinas kesehatan kabupaten Agam dan Puskesmas yang berada diwilayah Agam bagian timur, yang juga memberikan kontribusi positif terhadap kunjungan pasien.
“Saat ini RSUD didukung oleh 13 orang dokter spesialis diantaranya spesialis bedah, anastesi, penyakit dalam, Obgyn, Kejiwaan, Paru, Anak, Jantung, Radiologi dan Patologi Klinik, juga didukung oleh dokter gigi dan dokter umum yang sudah berpengalaman,“ kata Roby.
Lebih Lanjut Roby Novaldi Menyatakan bahwa, RSUD akan selalu dan terus melakukan upaya dalam peningkatan pelayanan, diantaranya dengan adanya inovasi inovasi baru antara lain dengan melakukan peningkatan kualitas SDM, sarana dan prasarana penunjang operasional rumah sakit.
“Intinya RSUD harus melakukan pelayanan prima yang diberikan kepada pasien berdasarkan standar kualitas, untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasien sehingga pasien dapat memperoleh kepuasan yang akhirnya dapat meningkatkan kepercayaannya terhadap rumah sakit,†jelasnya Roby.
Karena pada dasarnya pasien dan keluarga pasti menginginkan pelayanan yang ramah, hangat dan bersahabat serta mendapatkan informasi yang jelas .
“Pelayanaan prima menjadi tujuan utama dari RSUD ini, pelayanan yang ramah mulai petugas frontliner seperti security, customer service sampai dengan dokter,†terang Plt Direktur
Sebelumnya sudah ada inovasi pelayanan administrasi kepedudukan di RSUD, berupa pengurusan akta kelahiran dan perubahan kartu keluarga bagi bayi yang lahir di RSUD yang dilakukan pihak RSUD tanpa keluarga yang ber KTP Bukittinggi datang langsung kekantor Disdukcapil.
Untuk inovasi ini RSUD mendapat penghargaan dengan meraih peringkat tiga dalam lomba inovasi daerah tahun 2021, kegiatan ini bekerjasama dengan dinas kependudukan dan catatan sipil kota Bukittinggi dan juga dalam proses kerja sama dengan Disdukcapil kabupaten Agam untuk warga yang tinggal diwilayah Agam. (Nia/anrl)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :