Ketua Komisi II DPRD Nofrizal Usra Dukung Penuh Program Pemko Bukittinggi tentang Kurikulum Pendidik
Agam Pemkab | Rabu, 05 Januari 2022 20:59:10 WIB
SiagaOnline.com, Bukittinggi – Ketua Komisi II bidang pendidikan DPRD kota Bukittinggi, Sumatera Barat sangat setuju dengan program Pemko setempat dibawah kepemimpinan Erman Safar tentang kurikulum Pendidikan berbasis ABS-SBK (Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah, Rabu (5/1).
Pendidikan merupakan usaha untuk menumbuh kembangkan segala keterampilan yang ada pada diri seseorang. Sehingga dengan adanya pendidikan diharapkan siswa dapat menguasai berbagai keterampilan agar menjadi pribadi yang berbudi pekerti, berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi, Drs Nofrizal Usra MPd mendukung penuh program pendidikan ini, apalagi beliau salah satu pensiunan Kepala Sekolah di kota Wisata itu.
Ketua Komisi ini menyampaikan untuk siap berada digarda terdepan untuk melaksanakan program ini, sesuai dengan kultur budaya di minang kabau.
Nofrizal juga menambahkan, program ini harus kita jalankan disatuan pendidikan yang ada di Bukittinggi, karena ini merupakan tugas seorang pendidik memberikan kemudahan untuk proses tersebut, dengan menciptakan suasana yang mendukung proses pembelajaran.
Selain itu juga memberikan interaksi antar peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar, yang mencakup guru dan siswa yang saling bertukar informasi.
Lanjutnya, Nofrizal Usra menyebutkan, Pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan pembelajaran yang mengajarkan peserta didik untuk selalu dekat dengan situasi konkret yang mereka hadapi. termasuk perkembangan kebudayaan, hal ini dikarenakan kehidupan ini bersifat dinamis.
Dalam kurikulum ini akan dibuat nama mata pelajarannya "Kearifan lokal", kearifan lokal itu sendiri merupakan bagian dari masyarakat yang dipercaya dan dihormati oleh masyarakat baik berupa nilai-nilai atau aturan maupun hasil budaya yang diciptakan masyarakat seperti, upacara adat, tradisi, bahasa dan tarian asli dari masyarakat.
"Materi berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran di Sekolah Dasar merupakan gagasan yang positif yang nantibya akan ditetapkan dalam perwako Kota Bukittinggi," terang Nofrizal Usra.
Nilai-nilai karakter siswa tersebut meliputi nilai religius, sesuai dengan tujuan kurikulum 2013 yang dituntut untuk menyajikan pengetahuan sosial budaya yang menarik dan pandai dalam bertindak, serta cerdas dalam menyikapi berbagai hal. (Gusnia)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :