🢭 Siagaonline.com ⮞ Pelalawan
Pembunuhan Sadis Seperti Adegan Film Horor Terjadi di Kabupaten Pelalawan
Pelalawan | Senin, 02 Agustus 2021 08:24:59 WIB
Baca juga:
 
  • Pembunuhan Sadis Seperti Adegan Film Horor Terjadi di Kabupaten Pelalawan
  •  

    Siagaonline.com, Pelalawan- Aksi pembunuhan sadis, seperti adegan film horor terjadi di Pelalawan. Peristiwa ini dialami sepasang suami istri yang bekerja di barak sebuah perusahaan sub kontraktor Hutan Tanaman Industri (HTI), di Desa Petodaan Kecamatan, Teluk Meranti, Pelalawan, Sabtu (24/7/2021) kemarin.

    Informasi pembunuhan kejam tersebut berhasil dirangkum awak media lewat pers rilis yang digelar Polres Pelalawan, Ahad (1/8/2021). Pers Rilis ini dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, S. Ik didampingi Kasat Reskrim, AKP Narsy Masry, dan Kasubag Humas Iptu Edy Harianto.

    Sepasang suami istri yang alami penyiksaan hingga pembunuhan ini adalah, Anugra Daeli dan Yuliana Hia. Hanya saja, Anugra Daeli berhasil selamat dari maut setelah berhasil lolos dari barak tempat penyiksaan.

    "Sementara, Yuliana Hia meregang nyawa setelah mengalami dua hari penyiksaan, mulai dari Jumat (23/7/2021) dan menghembuskan nafas terakhir, Sabtu (24/7/2021)," jelas Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko.

    Pelaku penyiksaan hingga Yuliana Hia tewas, berjumlah sembilan orang. Kesembilan pelaku, inisial ML, JH, OW, IL, BN, BH, JZ, SG, WM. Keseluruhan, pelaku sudah diamankan Satreskrim Polres Pelalawan, masing-masing terlibat dengan peran berbeda.

    Diterangkan Kapolres, baik korban ataupun pelaku, tinggal bersama satu barak, tepatnya, sektor Pelalawan TPK 17 line 39, Desa Petodaan Kecamatan Teluk Meranti. Awal dari aksi penyiksaan hingga Yuliana Hia tewas dipicu ia dan suaminya dituduh menguna-gunai (berdukun) hingga anak dari pelaku inisial OW, jatuh sakit. Sepasang suami istri itu dituduh sebagai pelakunya.

    Alhasil, atas asumsi yang tidak berdasar itu, pelaku insial MH, sebagai kepala rombongan, mengatur siasat melakukan penyiksaan. Ia pun memerintahkan tersangka lainnya, untuk mengikat kedua korban menggunakan tali nilon jemuran kain.

    Posisi awal korban untuk Anugra Daeli diikat kaki dan tangan ke tiang tonggak penyangga yang ada di barak, sementara Yuliana Hia, diikat terpisah di tempat tidur. Dengan posisi terikat kedua korban disiksa, menggunakan besi yang sudah dipanaskan ada juga memakai kayu bakar dengan bara api menyala di tempel di sekujur tubuhnya. Peristiwa penyiksaan ini terjadi hari Sabtu (24/7/2021).

    Di tengah upaya penyiksaan ini, mukjizat datang menghampiri korban Anugra Daeli. Ia berhasil menyelamatkan diri dari barak pencabut nyawa itu.

    Singkat cerita dan berbagai cara akhirnya, ia sampai ke Pangkalan Kerinci dan melaporkan kejadian ini ke persekutuan salah satu suku.

    Mengetahui Anugra Daeli berhasil kabur, sejumlah pelaku berupaya melakukan pencarian, hanya saja tidak berhasil ditemukan. Ketua rombongan MH tambah kesal. Ia pun memerintahkan tersangka lain, untuk mengikat korban Yuliana Hia di pohon Akasia berjarak kurang lebih 300 meter dari barak.

    Tidak beberapa lama, Yuliana Hia menghembuskan nafas terakhir lantaran tidak kuasa menahan siksaan yang teramat kejam. Mengetahui korban meninggal MH, memerintahkan tersangka lain untuk menguburkan korban dalam hutan.

    Mendapatkan informasi ini, berkat korban selamat melapor ke pihak kepolisian, Tim Satreskrim dan Tim identifikasi Polres Pelalawan dimpimpin Kasat Reskrim AKP Narsy Masry, didampingi Kanit Idik IPDA Esafati Daeli turun ke TKP, melakukan olah TKP, menangkap para pelaku hingga mencari lokasi kuburan Yuliana Hia.

    "Kesembilan tersangka sudah kita aman. Untuk pelaku ini kita kenal pasal 170 ayat 2 ke-2 dan 3 dan KUHP pidana. Maksimal 12 tahun penjara," kata Kapolres. (J)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • AKBP Kartyana Widyars Wardoyo Putro Motivasi Mahasiswa UNDHARI Jadi Pemimpin Berkualitas
  • Elfin Muchtar Resmi Jabat Ketua DPD Partai PSI Muara Enim
  • Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026
  • 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya
  • Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 AKBP Kartyana Widyars Wardoyo Putro Motivasi Mahasiswa UNDHARI Jadi Pemimpin Berkualitas
    #2 Elfin Muchtar Resmi Jabat Ketua DPD Partai PSI Muara Enim
    #3 Kapolres Dharmasraya Tekankan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama DCL 2026
    #4 280 Personel Gabungan Amankan Laga Pembuka DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya
    #5 Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel Panas Pembuka DCL 2026
    #6 Kapolres Cek Kesiapan Venue DCL 2026, Pastikan Turnamen Berjalan Aman dan Lancar
    #7 Tersedia 1.309 Lowongan Pekerjaan, Job Fair Bintan 2026 Siap Digelar
    #8 Ditresnarkoba Polda Kepri Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Ganja Jaringan Aceh - Batam
    #9 Terpeleset dari Buritan Kapal, Nopianto Bertahan Semalaman hingga Diselamatkan Warga
    #10 Dua Pelaku Curat di Ujan Mas Ditangkap Tim Trabazz Polsek Gunung Megang
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved