Cukup Miris !! Ratusan Obat Batuk dan Lem Ditemukan Dekat Kantor Satpol PP
Olahraga | Senin, 31 Mei 2021 14:09:31 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Cukup miris !!. Ratusan bungkus bekas obat batuk dan Lem Cap Kambing diduga digunakan oleh anak-anak untuk mabuk-mabuk kan kembali ditemukan di Kabupaten Karimun. Kali ini ratusan bungkusan sachet obat batuk dan sejumlah plastik bekas lem berserakan di lorong sebuah roko (rumah Tokoh) kosong di belakang Kantor Satpol PP tepatnya di jalan Komplek pertokoan Telaga Mas RT 001 RW 002 Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun, Senin (31/5/2021).
Datok Azman Zainal SH Panglima DPW LMB Kepri mengatakan, Ratusan Bungkusan Komik dan Lem Cap kambing ini seperti kasus sebelumnya yang pernah ditemukan di lokasi pasar Puan Maimun, beberapa waktu tahun lalu.
“sekarang Lokasinya di samping Kantor Satpol PP, ada lorong tepatnya di jalan Komplek pertokoan Telaga mas. Ternyata di situ banyak bungkusan obat batuk yang berserakan. Kita dapat info dari Masyarakat sekitar, bahwa banyak anak-anak mabuk pakai lem, dan pakai obat batuk. Begitu informasi yang saya dapat dari warga,†terangnya.
Dirinya sangat menyayangkan akan hal ini. Pasalnya ,menurut dia, seharusnya obat tersebut tidak disalahgunakan lantaran dapat membahayakan bagi kesehatan. Untuk itu, dia sangat berharap kepada pihak terkait agar dapat lebih gencar lagi dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, anak muda, hingga pemilik toko terkait obat batuk sirup tersebut agar tidak disalahgunakan.
“Obat itu kan kalau dikonsumsi secara berlebihan dapat membahayakan bagi tubuhnya sendiri. Karena itu obat batuk yang dapat mengakibatkan kantuk. Jadi saya berharap mudah-mudahan hal seperti ini tidak lagi ada. Karena orang sakit tidak mungkin mengkonsumsi obat-obatan sebanyak itu,†paparnya.
Untuk itu, menurutnya selain Aparat Hukum, peran orang tua, guru dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak menyalahgunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan.
"Termasuk, katanya, nanti pengawasan penjualan obat-obatan yang selama ini terindikasi disalahgunakan oleh anak-anak di daerah ini," pungkasnya. (Taufik)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :