🢭 Siagaonline.com ⮞ Olahraga
Mengenang Satu Tahun Meninggal Pekerja Tambang
Olahraga | Senin, 26 April 2021 06:32:37 WIB
Baca juga:
 
  • Mengenang Satu Tahun Meninggal Pekerja Tambang
  •  

    Siagaonline.com, Muara Enim - Banyaknya Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Indonesia, menjadi salah satu modal besar sebagai penyumbang pendapatan Negara. Tidak itu saja, ini juga bisa membawa Indonesia menjadi lirikan dunia sebagai Negara yang memiliki potensi untuk diajak kerja sama dalam banyak hal, terlepas apapun tujuan kerja samanya. 

    Namun, Indonesia tidak bisa begitu saja menikmati hasil yang dimiliki alamnya. Konsekuensi besar juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berlimpahnya aset yang dimiliki tadi. Mulai dari pemerataan hasil eksploitasi SDA, hingga proses awal pengumpulan mineral yang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Maka dari itu, berdasarkan undang-undang, pengelolaan hasil dari SDA, semuanya dikelola oleh Negara untuk kesejahteraan rakyat.

    Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar yang bergerak di bidang pertambangan, PT Bukit Asam Tbk, memiliki tanggung jawab besar dan haruslah menjadi contoh, bagaimana seharusnya sebuah perusahaan mengelola dan mendistribusikan hasil produksinya. Mulai dari tahap awal, hingga akhir.

    Dari itu, banyak sekali aspek yang harus diperhatikan. Di antaranya adalah dampak jangka panjang dari eksplorasi mineral itu sendiri, serta proses produksi yang harus dijalankan dengan prosedur yang sesuai dengan standar untuk menghindari akibat akibat yang fatal.

    Yang cukup menjadi perhatian pada pelaksanaan produksi oleh perusahaan yang sudah berusia 40 tahun ini adalah, saat terjadinya kecelakaan kerja yang menimpa salah satu pekerja oursourcing pada tahun 2020 kemarin. Dimana, Hartono (39) mengalami kecelakaan kerja hingga kehilanga nyawa di areal Belt Conveyor di Bangko Barat. Namun hal ini di duga dianggap hanya kecelakaan kerja biasa.

    Dikuti dari RMOLLAMPUNG, setelah sepekan usai kejadian, hal itu belum dilaporkan, baru setelah ramai diberitakan, kemudian dapat penghargaan K3 dari Gubernur Sumsel waktu Peringatan Hari K3, semua mengaku sudah dapat laporan, jelas mengindikasikan kesengajaan melanggar aturan, ujar Pengamat Pertambangan Indonesia, Ali Arief.

    Nampaknya, selama ini ada kecenderungan lokalisir masalah. Terutama banyaknya regulasi yang merugikan buruh tambang.

    Semua pejabat di lingkup pertambangan saling memberi perlindungan untuk menyelamatkan diri ketika diketahui publik sedang menyembunyikan masalah. 

    Dan semua ini bermuara kepada sang penanggung jawab di lapangan yakni Kepala Teknik Tambang (KTT) di PT Bukit Asam Tbk, yang dirangkap jabatannya oleh GM Unit Pertambangan Tanjung Enim, Suhedi. Dirinya dianggap banyak pihak, bukan saja lalai. Melainkan juga, sudah melanggar aturan pertambangan.

    Karena tidak segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Instruktur Tambang (KAIT) yang berada di bawah naungan Kementerian ESDM.

    Meskipun saat ini kita ketahui bersama, pihak perusahaan sudah bertanggung jawab penuh kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Banyak yang diberikan perusahaan sebagai kompensasi meninggalnya korban di lokasi produksi perusahaan. Mulai dari materi, hingga jaminan kerja kepada pihak keluarga, serta kompensasi lainnya.

    Setelah setahun berlalu, kejadian ini hanya sebagai lembaran cerita dinamika produksi sebuah perusahaan tambang. Dimana, kecelakaan kerja merupakan hal yang mungkin saja terjadi. Baik itu akibat kelalaian manusia, mapun akibat kesalah teknis.

    Mirisnya lagi, sang penanggung jawab yakni Suhedi, KTT dan juga sekaligus GM Unit Pertambangan Tanjung Enim kala itu, sudah memasuki masa pensiunya, diberdayakan oleh perusahaan sebagai salah seorang yang bertanggung jawab dalam pembangunan Tanjung Enim Kota Wisata. Bukan itu saja, saat inipun, Ia menjadi salah satu Direksi di perusahaan emas hitam milik negara ini.

    Menengok kebelakang, pasca kejadian kecelakaan kala itu, seharusnya menjadi pembelajaran besar bagi perusahaan untuk setidaknya lebih selektif dalam memilih dan menempatkan seseorang yang menjadi salah satu pemegang kuasa dalam proses produksi pertambangan. 

    Kenapa begitu? karena rekam jejak sesorang sangatlah penting menjadi pertimbangan bila orang tersebut diberikan mandat yang lebih tinggi dan lebih besar dalam satu perusahaan. Hal ini menjadi penilaian dan catatan yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah pusat, khususnya Kementrian BUMN setidaknya jeli melihat hal ini. Karena, apabila diabaikan, bukan tidak mungkin yang akan menjadi kambing hitamnya nanti adalah negara, karena dianggap tidak bijak dan teliti memilih dan menempatkan orang. 

    Iko Gusman selaku Manager Humas PTBA saat dikonfirmasi oleh Siagaonline.com melalui pesan Whats Aap Minggu (25/04/2021), perihal apa saja yang telah diberikan oleh PTBA kepada keluarga korban (Hartono), dan apa saja yang telah dilakukan PTBA untuk menghindari kejadian serupa tidak terulang lagi, sampai dengan berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. (Tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke:
    0852-6599-9456
    Via E-mail:
    [email protected] / [email protected]
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • CKG Kota Pekanbaru Makin Dikebut, 250 Ribu Warga Sudah Akses Layanan Kesehatan Gratis
  • Imigrasi Kelas II TPI Karimun Berserta Jajaran Nya Menggelar Kegiatan Sosial
  • Irjen Pol. Ruddi Setiawan Terima Silaturahmi Pengurus IKAGARA Banda Aceh
  • UPDRS Tetap Komitmen Bersama PMI Untuk Pengadaan Darah Pasien  RSUD Dr. H. Mohamad Rabain
  • Nilai Kerja Sama Media Diskominfo Kampar Jomplang, Forum Pemred Siap Koordinasi dengan Kejati Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 CKG Kota Pekanbaru Makin Dikebut, 250 Ribu Warga Sudah Akses Layanan Kesehatan Gratis
    #2 Imigrasi Kelas II TPI Karimun Berserta Jajaran Nya Menggelar Kegiatan Sosial
    #3 Irjen Pol. Ruddi Setiawan Terima Silaturahmi Pengurus IKAGARA Banda Aceh
    #4 UPDRS Tetap Komitmen Bersama PMI Untuk Pengadaan Darah Pasien  RSUD Dr. H. Mohamad Rabain
    #5 Nilai Kerja Sama Media Diskominfo Kampar Jomplang, Forum Pemred Siap Koordinasi dengan Kejati Riau
    #6 Susun Rencana Pembangunan Industri, Pemkab Bintan Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja
    #7 Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH
    #8 RSUD Dr. H. Mohamad Rabain Resmi Hadirkan Layanan Unit Pengelola Darah
    #9 Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen Oki
    #10 Rusdi Hidayatullah Terpilih Aklamasi Pimpin Koni Rohul 2026 - 2030
     

    Siagaonline.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Nasional
    + Daerah
    + Kota
    + Internasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Hukrim
    + Olahraga
    + Indeks
     

    Alamat Redaksi/TU

     
    Jalan Sekuntum No.26 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru-Riau 28285
    Telpon: 0852-6599-8456
    Website:
    www.siagaonline.com
     
    Copyright © 2025 Siagaonline.com, all rights reserved