‎ ‎Komitmen Bupati Annisa Bangun Ketahanan Pangan: Sungai Batang Timpeh Dinormalisasi ‎
Siagaonline.com, Dharmasraya – Warga Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya menyambut dengan penuh syukur dan antusias dimulainya pembangunan sarana dan prasarana pengendalian banjir berupa normalisasi Sungai Batang Timpeh. Proyek besar ini dikerjakan oleh PT Basuki Rahmanta Saputra (BRP) dengan nilai kontrak mencapai Rp52.173.425.430,00 (lima puluh dua miliar seratus tujuh puluh tiga juta empat ratus dua puluh lima ribu empat ratus tiga puluh rupiah), bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025.
Pekerjaan fisik dimulai sejak 14 April 2025 dengan masa pelaksanaan selama 260 hari kalender. Program ini menjadi salah satu upaya konkret Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera V dalam mengatasi ancaman banjir yang selama ini kerap meresahkan masyarakat di sekitar aliran Sungai Batang Timpeh.
Wali Nagari Taratak Tinggi, Debita Darni Sumarja, A.Md., menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga nagari. Ia mengapresiasi langkah cepat dan konkret Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dalam memperjuangkan program ini hingga terealisasi.
“Atas nama pemerintah nagari dan masyarakat Taratak Tinggi, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Balai Wilayah Sungai Sumatera Barat. Proyek normalisasi ini sangat kami nantikan karena banjir menjadi masalah tahunan yang memengaruhi aktivitas dan perekonomian warga,” ucapnya.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyatakan bahwa proyek ini bukan hanya bertujuan mencegah banjir, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan daerah.
“Dengan normalisasi Sungai Batang Timpeh, kita harapkan tidak hanya banjir bisa dikendalikan, tetapi juga lahan pertanian masyarakat lebih terlindungi. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen dan menjadikan Dharmasraya lebih tangguh dalam sektor pangan,” kata Annisa.
Salah seorang warga, Miyanto (36), mengungkapkan rasa lega atas dimulainya pekerjaan ini. Menurutnya, banjir yang terjadi tiap musim hujan membuat sawah gagal panen dan jalan lingkungan terputus akibat meluapnya air sungai.
“Kami senang akhirnya Sungai Batang Timpeh dinormalisasi. Semoga tidak banjir-banjir lagi. Kami siap mendukung dan menjaga kelancaran proyek ini,” ujarnya.
Dengan bergulirnya pembangunan ini, Dharmasraya kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur berbasis mitigasi bencana, sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap kepentingan rakyat sekaligus penguatan ketahanan pangan di daerah.(Tegu)
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
[email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda) |
Komentar Anda :