Minggu, 27 November 2022
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Bukittingi Gelisah Alami Kerugian Negara Capai 32 Miliar Pasca Kebakaran
Minggu, 31-07-2022 - 23:36:36 WIB

TERKAIT:
   
 

Siagaonline.com, Bukittinggi - Lebih Rp. 32 miliar kerugian negara dalam kurun waktu dua tahun terakhir dipertonton secara telanjang di kota Bukittinggi, karena belum ada kepastian hukum tentang hak sewa Pasar Atas setelah dibangun pasca kebakaran Oktober 2017 tahun lalu.
 
Setidaknya 810 unit pemilik kios-kios di pasar modern berlantai III , itu tidak pernah melakukan kewajiban mereka sebagai penyewa. Itu disebabkan karena belum ada regulasi yang mengatur tentang hak sewa menyewa.
 
Saat diwawancari awak media Merapinews.com Dan siagaonline.com Young Happy Pendiri Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) Bukittinggi, menyesalkan hal itu terjadi.
 
“Seharus penyidik di Kejaksaan Negeri memanggil saksi pelapor untuk dimintai keterangan, agar titik terang kerugian negara mendapat kepastian untuk diselamatkan," ujarnya dalam sebuah perbincangan Sabtu 23/7-2022 di Bukittinggi.
 
Pada bagian lain. Young Happy juga mempertanyakan regulasi penempatan kios yang diprioritaskan bagi korban kebakaran.
 
Realita lapangan justru berkata lain. Terbukti ada sejumlah pedagang yang tidak berhak, malah mendapat fasilitas memiliki kios-kios di pusat perdagangan Pasar Atas Bukittinggi itu. Sementara pemilik kartu kuning sebagai pihak yang berhak justru terabaikan.
 
Meski belum diperoleh konfirmasi dari Dinas Perindagkop-UKM dan Pasar Bukittinggi. Young Happy merinci kerugian negara itu bersumber dari hak sewa 810 unit pertokoan.
 
“Bila saja hak sewa rata-rata Rp. 20 juta per unit/tahun, berarti selama dua tahun pusat perdagangan pasar atas itu beroperasi kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp. 32 miliar.
 
Sementara nilai hak sewa yang ditetap Pemko Bukittinggi bervariasi, mulai dari Rp. 27 juta untuk lantai I, Rp. 26 juta lantai II. Dan Rp. 25 juta untuk penempatan di lantai III, kata Young Happy.
 
Terpisah Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Dasmer Nehemia Siregar, menampik pihaknya tidak pro aktif menyelamatkan kerugian negara yang ditimbulkan dari hak sewa-menyewa pertokoan Pasar Atas Bukittinggi itu.
 
“Tindak lanjut laporan masyarakat itu sudah kami akomodir dengan pemanggilan sejumlah saksi. Kini kasusnya masih di tingkat Lidik”, ujar Dasmer.
(Nia/arl)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Bukittingi Gelisah Alami Kerugian Negara Capai 32 Miliar Pasca Kebakaran
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Bimtek SMKK Dibuka, Sekdakab Way Kanan Himbau Peserta
     
    ADVERTORIAL
    Jambore Kader PKK Panggung Perekat Silaturahmi Mendorong Kreativitas Dan Inovasi
     
    TERPOPULER
    1 Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Sebagai Kapolri, Siap Uji Kelayakan di DPR
    2 Kebersihan Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama
    3 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    4 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    5 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    6 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    7 Para Pejabat Teras Jajaran Pusterad Diserahterimakan
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | DPRD Tanjung Pinang
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved