Breaking News
Besok, Pansel Umumkan Hasil Seleksi Psikologi dan Wawancara Calon KPID Riau  | Kota Pekanbaru Semakin Tertata, Plt Gubri Apresiasi Kinerja Wako Agung dan Wawako Markarius | Kota Pekanbaru di 242 Tahun, Menjelma Jadi Pusat Perdagangan dan Jantung Sumatera | Wali Kota Pekanbaru Sebut Salah Satu Faktor Kenaikan PAD Pekanbaru Karena MBG | Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis | Bupati Kuansing Bentuk Satgas Terpadu, Penertiban Tambang Ilegal Diperkuat hingga Tingkat Desa |

Update Hari Kelima Pencarian Korban Longsor di Petungkriyono, Dua Korban Kembali Ditemukan
Sabtu 25 Januari 2025, 17:10 WIB

Siagaonline.com, Pekalongan - Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan menelan banyak korban jiwa. Sedikitnya sampai dengan saat ini, Sabtu (25/1/2025) berdasarkan data dari posko penanganan bencana di Petungkriyono, total sudah 25 korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

 

Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. mengatakan hari ini, Sabtu 25 Januari 2025,  petugas gabungan kembali menemukan 2 korban longsor.

 

"Sehingga korban yang ditemukan sampai saat ini sebanyak 25 korban dalam keadaan meninggal,” kata Kasubsi Penmas Iptu Suwarti, S.H.

 

Berdasarkan keterangannya, kedua korban yang ditemukan teridentifikasi atas nama TH warga Denasri Kulon Kabupaten Batang dan MN warga Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Kedua korban ditemukan dalam satu titik bersebelahan yang berlokasi di lokasi longsoran Kafe Allo.

 

“Titik lokasi kedua korban sebenarnya sudah ditemukan pada Jumat (24/01/2025), namun karena posisinya terhimpit batu dan cuaca juga mulai hujan, maka evakuasi jenazah dilakukan hari ini,” kata Iptu Warti.

 

Selain pencarian korban yang terus dilakukan, Kasubsi Penmas mengungkapkan, petugas juga melakukan pembukaan akses jalur yang dibantu oleh alat berat.

 

“Jalur jalan menuju Kecamatan Petungkriyono terputus dan hanya sampai di Dukuh Tembelan Desa Kayupuring, sedangkan ke arah Desa Kasimpar maupun pusat Kecamatan Petungkriyono belum bisa diakses, jalur jalan yang bisa dilalui melalui Jalur Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara,”  ungkapnya.
(ims/afk)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top