Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Pj Sekda Lampung Selatan Terima Audiensi BBPOM Bandar Lampung
Kamis 09 Januari 2025, 22:11 WIB
Teks foto: Pj.Sekdakab Lamsel, Intji Indriati menerima audiensi BPOM Bandar Lampung di ruang Sekda setempat, Kamis (9/1/2024).

SiagaOnline.com, Lamsel – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati menerima audiensi dari Balai Besar Pengawas Obat & Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, di ruang rapat Sekda setempat, Kamis (9/1/2025).

 

Dari informasi yang dihimpun, kunjungan BBPOM tersebut guna membahas Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan sekaligus berkoordinasi terkait permohonan rekomendasi lokus sekolah, desa dan pasar.

 

Ketua Tim Program Prioritas Nasional Infokom BBPOM Lampung, Thusy Imelda Sari mengatakan, pihaknya akan mengadakan penerapan implementasi program prioritas nasional di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

 

Thusy Imelda Sari menyebut, program prioritas tersebut meliputi, desa pangan aman, sekolah dengan pembudayaan pangan aman serta pasar pangan aman berbasis prioritas.

 

“Tiga program ini kami laksanakan setiap tahunnya di 2 kabupaten/kota. Tahun ini program prioritas nasional ini akan dilakukan di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesisir Barat,” ungkap Thusy Imelda Sari dalam pertemuan tersebut.

 


Lebih lanjut Thusy Imelda Sari juga menjelaskan, program tersebut secara umum bertujuan untuk mengedukasi dengan memperdayakan masyarakat yang sifatnya membangun mindset dari komunitas desa, sekolah dan juga pasar agar mampu memilah bahan-bahan yang kira-kira berbahaya pada pangan.

 

“Tahapan tersebut akan berjalan selama 1 tahun pada setiap program serta kami akan adakan advokasi yang akan dilaksanakan pada pertengahan Februari 2025 mendatang,” kata Thusy Imelda Sari.

 

Menanggapi hal tersebut, Pj Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati berpesan kepada seluruh perangkat daerah yang terkait dalam program BBPOM, untuk dapat berkoordinasi dengan baik serta menyiapkan sekolah, desa dan pasar mana saja yang siap untuk mendapatkan intervensi.

 

“Untuk itu saya berharap, apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai. Teman-teman yang hadir juga bisa berkomitmen serta berkomunikasi dengan lancar dan program yang akan dijalan bisa sukses,” pesan Intji Indriati. (Yn/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top