Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Kidalang Siswanto Sekaligus Pengrajin Wayang Kulit yang Berada Ditanjung Balai Karimun
Jumat 08 November 2024, 14:01 WIB

Siagaonline.com, Karimun - Ki dalang Siswanto yang sudah cukup lama menjadi dalang wayang kulit. Dirinya sudah sering dipanggil keluar daerah, untuk pentas wayang kulit semalam suntuk. Bahkan, sempat berturut-turut tampil menjadi dalang disuatu daerah.


Namun disisi kehidupannya sebagai dalang wayang kulit, dirinya juga menjadi pengrajin wayang kulit yang sudah ditekuni sejak tahun 2009 silam.

"Alhamdulillah, lumayanlah untuk mengisi waktu luang saya. Memanfaatkan kulit sapi untuk dijadikan wayang kulit. Pembuatan wayang kulit sendiri dilakukan secara otodidak,'' ucapnya, Kamis (7/11/2024).

Ia mengisahkan untuk membuat satu wayang kulit memang cukup memakan waktu, mengingat proses pembuatannya dilakukan secara sendiri. Mulai mengolah kulit sapi dari dasar hingga menjadi bahan wayang kulit. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan pola atau pembentukan wayang yang diingginkan atau sesuai keinginan pemesan.

"Cukup rumitlah, tapi asal ditekuni selesai juga dengan hasil yang memuaskan. Paling sulit itu menyesuaikan warna yang sangat detail. Agar, wayang kulit itu saat dimainkan terlihat hidup,'' terangnya.

Maka itu dirinya, berharap kepada pemerintah daerah karimun agar bisa menjembatani untuk melestarikan budaya tradisional asal jawa kepada generasi muda. Sehingga bisa dipertahankan kesenian tradisional supaya tidak punah termakan era digitalisasi saat ini.

"Harapan saya harus ada regenerasi atau penerus untuk melestarikan wayang kulit ini,'' kata pria asal jawa ini yang tinggal dikabupaten Karimun.

Sementara itu pemerhati wayang kulit Triono berharap pengrajin wayang kulit harus dapat dilestarikan melalui generasi muda dengan cara pembinaan. Dimulai dari edukasi ke sekolah-sekolah, termasuk dari dinas terkait.

"Harapannya generasi muda bisa mencintai kesenian daerah seperti wayang kulit. Bagaimana proses pembuatannya, hingga memainkan wayang kulit dengan pesan-pesan moral yang baik,'' tuturnya singkat. (Zubaidah)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top