Breaking News
Silaturahmi Polres dan Kejari Kuansing, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Daerah | Kapolres Muara Enim Tindak Tegas PETI, Empat Ekskavator dan Lima Truk Batubara Ilegal Disita | Pemkot Pekalongan Siap Perkuat Implementasi Program Strategis Nasional | Kapolres Pekalongan Kota Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Kejaksaan, Wujudkan Stabilitas Kamtibmas | Kembali Mencuat Kepermukaan Namun Petugas Pelabuhan Imigrasi Setempat Secara Tegas Menyatakan Bahwa Meraka Tidak Pernah Menerima Apapun | Kapolda Riau Perkuat Sinergi dengan Kejati, Komitmen Bangun Penegakan Hukum yang Profesional dan Berintegritas |

Pekerjaan Proyek Ruas Jalan Sei Asam-Bakungin Dikerjakan Asal-Asalan
Kamis 24 Oktober 2024, 14:49 WIB

SiagaOnline.com, Kapuas - Proyek pembangunan penanganan long segmen ruas jalan Sei Asam-Bakungin - Palingkau Seberang batas Kal-Sel( DAK) tahun anggaran 2024, diduga dikerjakan asal-asalan tidak sesuai dalam kontrak dan patut dipertanyakan.


Proyek tersebut, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Karya Halim Sampoerna Pusat Palangka Raya dengan nomor kontrak: 600.1.8/10/KTRK-BM/DAK/IV/DPUPRPKP/2024 Tanggal 19 April 2024, dengan nilai kontrak: Rp.19.954.401.000,- (sembilan belas miliar sembilan ratus lima puluh empat juta empat ratus satu ribu rupiah).

Proyek timbunan jalan yang baru selesai itu ternyata sudah menimbulkan masalah seperti untuk pondasi dasar menggunakan ukuran kayu galam yang lebarnya cuma 7 cm, dan diampar disusun diatas tanah yang berair tanpa dibuat parit untuk membuang air dari atas permukaan tanah tempat mengampar kayu Galam untuk ditimbun tanpa ada dibuat badan jalan terlebih dahulu, dan ukuran kayu Galam itu pun kecil kurang dari 10 cm tidak sesuai dengan di dalam surat penawaran.

Lalu kemudian untuk pemasangan kayu Galam untuk cerucuk tetap menggunakan kayu galam dengan ukuran 7 cm lebarnya, seharus menggunakan kayu Galam yang lebarnya 10 cm sesuai dengan yang ada dalam penawaran.

Kemudian untuk pemasangan cerucuk baik pada kiri kanan badan jalan kayu galam yang sudah pasang tidak terlalu rapat sehingga mengakibatkan timbunan batu dan abu batu yang di pinggir yang  dikunci oleh kayu cerucuk tadi keluar lewat sela kayu sehingga nenimbulkan abrasi melebar jalan jadi rusak karena beban timbunan terlalu berat ucap salah seorang warga yang tegas tidak mau menyebut identitasnya kepada media ini 24/10/24.

Sementara itu, Seprianto Parlindungan, ST selaku PPTK dari Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas ketika dihubungi Via WhatsAppnya tidak ada jawaban sampai berita ini ditayangkan. (MS)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top