Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

Badan Pangan Nasional: Penyaluran Beras SPHP Per 18 Oktober Capai 1195818 Ton
Senin 21 Oktober 2024, 22:50 WIB

SiagaOnline.com, Lamsel – Badan Pangan Nasional mencatat hingga tanggal 18 Oktober 2024 telah disalurkan sebanyak 1.195.818 ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP). Beras SPHP yang telah disalurkan tersebut diklaim sudah cukup membantu masyarakat Indonesia.


Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tentang Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (21/10/2024).

Rakor yang dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Kemendagri, Tomsi Tohir, juga ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemendagri, sehingga memungkinkan masyarakat di seluruh Indonesia dapat mengikuti jalannya Rakor tersebut secara real-time.

Rakor ini juga diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dari ruang Kepala Bagian Perekonomian Setdakab setempat.


Pada rakor tersebut Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, yaitu Dr. Drs. Sarwo Edhy, SP, MM, MH mengungkapkan, bahwa telah cukup banyak bantuan Beras SPHP yang telah disalurkan sampai bulan Oktober 2024.

”Sampai 18 Oktober 2024 telah disalurkan seabnyak 1.195.818 ton beras Stabilisasi Pasokan Harga Pasar (SPHP) yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia,” ungkap Sarwo Edhy.

Beras SPHP sendiri berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Gudang Bulog yang memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan beras-beras jenis lain di pasaran.

Masyarakat dapat mendapatkan beras SPHP ini dengan membeli baik di pasar tradisional, ritel modern dan toko lainnya yang menjadi mitra downline perum Bulog serta juga outlet perum Bulog.

Selain menyoal bantuan beras SPHP, pada rakor tersebut juga dibahas  beberapa aksi dan kebijakan yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka pengendalian inflasi pangan di Indonesia.

Aksi dan kebijakan tersebut adalah dengan cara percepatan realisasi bantuan pangan beras serta telur dan daging ayam ras. Kebijakan selanjutnya adalah dengan cara penguatan cadangan pangan pemerintah daerah dan juga menjalin Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan. (Yan/Kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top