Teks foto: Pemerintah Desa Palas Jaya bersama kelembagaan desa sukses melaksanakan Musrembangdes T.A 2025.SiagaOnline.com, Lamsel - Pembangunan Infrastruktur jalan poros Desa Palas Jaya - Pulau Tengah yang belum tuntas dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kembali diusulkan oleh Pemerintah Desa Palas Jaya.
Usulan tersebut bertujuan agar mobilitas masyarakat lancar dan perekonomian warga meningkat, bila pembangunan jalan poros sudah tuntas yang masih tersisa sekitar 400 meter, Lebar 4 meter biaya anggaran diperkirakan sebesar Rp.701.440.000,- yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan.
Hal tersebut dipaparkan oleh Tim Penyusun RKP-DESA Palas Jaya, Machrozi pada kegiatan Musrenbangdes Perubahan RPJMDes dan RKPDes Tahun Anggaran 2025 bersama kelembagaan desa dan Forkopimcam Kecamatan Palas serta Pendamping Desa dan Ka.UPTD se-Kecamatan Palas dan masyarakat, pada Selasa (15/10/2024).
Selanjutnya, usulan yang menjadi DU-RKP yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan adalah Bedah Rumah dengan biaya sebesar Rp.40 juta dikarenakan belum terpenuhi maksimal bantuan stimulan bedah rumah tidak layak huni.
Sedangkan RKPDes Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Bidang Pekerjaan Umum dan Tata Ruang;
- Cor Beton Jalan Usaha Tani (JUT) Dusun 06 (Gang Saburai) panjang 150 meter dengan biaya sebesar Rp.65 juta.
- TPT Dusun 06 (RT.12, RT.13) panjang 100 meter biaya anggaran diperkirakan sebesar Rp.45 juta.
- TPT Dusun 06 (RT.13) panjang 100 meter biaya anggaran diperkirakan sebesar Rp.45 juta.
Kepala Desa Palas Jaya Sugiarto mengatakan pembangunan lanjutan jalan poros desa menjadi skala prioritas di E-Planning, yang masih tersisa 400 meter, agar mobilitas masyarakat benar-benar lancar. Karena jalan tersebut akses penghubung ke Desa Pulau Tengah dan ke lahan persawahan warga.
"Mudah-mudahan, usulan kita untuk menuntaskan pembangunan lanjutan Jalan Poros Palas Jaya - Pulau Tengah bisa direalisasikan Pemkab Lamsel melalui Dinas PUPR," ucap Kades Sugiarto kepada media Siagaonline.com usai kegiatan.
Sedangkan untuk pembangunan yang bersumber dari dana desa, pihaknya memprioritaskan peningkatan jalan pertanian dan talud yang berada di dua dusun yang sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat.
"Anggaran dana desa yang kita terima, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sehingga dengan anggaran yang terbatas, mudah-mudahan usulan yang menjadi skala prioritas yang telah dipaparkan tadi bisa kita realisasikan," harapnya. (Yan)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |