Breaking News
Kapolsek Pekalongan Utara Bersama Bhabinkamtibmas Serahkan Donasi Program "BATIK" kepada Korban Kebakaran di Kelurahan Kandang Panjang | Besok, Pansel Umumkan Hasil Seleksi Psikologi dan Wawancara Calon KPID Riau  | Kota Pekanbaru Semakin Tertata, Plt Gubri Apresiasi Kinerja Wako Agung dan Wawako Markarius | Kota Pekanbaru di 242 Tahun, Menjelma Jadi Pusat Perdagangan dan Jantung Sumatera | Wali Kota Pekanbaru Sebut Salah Satu Faktor Kenaikan PAD Pekanbaru Karena MBG | Kapolda Jateng Pimpin Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Tegal, Hampir Seribu Warga Nikmati Layanan Gratis |

Pekalongan Batik Night Carnival 2024 Kembali Dihelat, Usung Keindahan Batik dalam 4 Benua Dunia
Kamis 10 Oktober 2024, 17:12 WIB

SiagaOnline com, Pekalongan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora) setempat kembali menghelat Pekalongan Batik Night Carnival dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional (HBN) Tahun 2024. Pelaksanaan karnaval batik digelar pada Jumat malam, 11 Oktober 2024 di Kawasan Budaya Jetayu. Karnaval batik kali ini mengusung tema 'Gempita Cahya Bhumi', dimana menonjolkan keindahan batik dalam 4 benua dunia.

Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono mengungkapkan bahwa, tema karnal batik kali ini dimaknai  Batik Pekalongan adalah Cahaya, titik terang dalam kehidupan bermasyarakat yang menjadi sumber penghidupan, kebebasan, harapan dan tradisi yang memiliki banyak cerita. Melihat perjalanan batik Pekalongan dari waktu ke waktu memberi pelajaran hidup sarat makna dan harapan yang berkesinambungan untuk mengaplikasikan Batik Pekalongan ke dalam budaya dan tradisi dunia.

"Dengan mengeksplorasi keindahan dan keberagaman dari empat benua: Asia+Australia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Batik Pekalongan mampu menjelma menjadi sebuah mahakarya yang luar biasa," ucapnya, Kamis (10/10/2024).

Menurutnya, untuk mendukung sukses acara tersebut, segala persiapan telah dilakukan secara matang termasuk penampilan para peserta karnaval yang akan berjalan memakai aneka kostum karnaval sesuai tema. Hingga penutupan pendaftaran peserta karnaval, tercatat ada 37 orang peserta yang akan memeriahkan. Terdiri dari, 8 SD, 10 SMP, 5 SMA, dan umum sebanyak 14 orang. Selain itu, sejumlah OPD juga ikut dilibatkan dalam menampilkan berbagai kostum batik unik.

Lanjutnya, Pekalongan Batik Carnival ini adalah salah satu media yang relevan untuk menampilkan pesona kolaborasi batik pekalongan dengan kebudayaan dunia. Mengingat, Kota Pekalongan sudah mendunia batiknya, dan menjadi bagian Kota Kreatif Dunia.

"Seperti pada tahun lalu, panggung utama ada di Kawasan Budaya Jetayu, kemudian peserta karnaval batik akan berjalan dari Kawasan Jetayu menuju Jalan Diponegoro (depan Coffee and Beyond). Alasan dilaksanakan karnaval batik ini pada malam hari, agar para peserta tidak merasa panas dan menambah eksotisme kostum karnaval," ungkapnya.

Sabaryo menegaskan, dalam ketentuan kostum batik peserta karnaval harus menggunakan BATIK TULIS atau CAP, motif Khas Pekalongan 70%, (Jlamprang – Buketan – 3 Negeri – Liris – Benji), bahan pendukung lainnya 30%, diperbolehkan menggunakan atau menambahkan elemen pencahayaan pada kostum, membuat deskripsi singkat tentang tema kostum.

"Untuk penilaian kostum peserta karnaval meliputi kesesuaian desain dengan tema, kreativitas, performance, deskripsi atau penggambaran cerita kostum," pungkasnya. (Tim)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top