Breaking News
Baznas Muara Enim Menyalurkan Paket Perlengkapan Sekolah ke Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas | Silaturahmi Polres dan Kejari Kuansing, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Daerah | Kapolres Muara Enim Tindak Tegas PETI, Empat Ekskavator dan Lima Truk Batubara Ilegal Disita | Pemkot Pekalongan Siap Perkuat Implementasi Program Strategis Nasional | Kapolres Pekalongan Kota Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Kejaksaan, Wujudkan Stabilitas Kamtibmas | Kembali Mencuat Kepermukaan Namun Petugas Pelabuhan Imigrasi Setempat Secara Tegas Menyatakan Bahwa Meraka Tidak Pernah Menerima Apapun |

Dosen UTU Laksanakan Pengabdian Sistem Pertanian Terintegrasi Kepada Petani Kelapa di Desa Bubuhan
Rabu 09 Oktober 2024, 19:33 WIB

Siagaonline.com, Simeulue – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani kelapa di Kabupaten Simeulue, khususnya di Desa Bubuhan, Kecamatan Simeulue Cut, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Teuku Umar (UTU) melaksanakan kegiatan sosialisasi berjudul "Pengelolaan Kebun Kelapa Berkelanjutan melalui Sistem Pertanian Terintegrasi" yang dilaksanakan beberapa hari lalu, 5 Oktober 2024.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2024.

Ketua tim pengabdian, Riza Ulhaq, S.Pd, M.Pd, bersama tim dari Universitas Tengku Umar (UTU), memberikan pemahaman kepada para petani tentang pentingnya menerapkan sistem pertanian terintegrasi untuk memaksimalkan produktivitas kebun kelapa secara berkelanjutan.

Salah satu materi yang disampaikan adalah manfaat besar dari pertanian terintegrasi, seperti efisiensi sumber daya alam, pengurangan biaya produksi, dan peningkatan hasil pertanian. Para petani juga diberikan praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik sebagai bagian dari penerapan pertanian yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Bubuhan, Sahrian, serta Kepala Dusun dan anggota Kelompok Tani Karan Jaya yang terdiri dari 12 orang anggota.

Dalam kegiatan itu, Ketua kelompok tani, M. Alfateh, bersama para anggotanya menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Kami berharap program ini dapat membantu para petani kelapa di desa kami untuk mengadopsi sistem pertanian terintegrasi yang dapat meningkatkan perekonomian dan keberlanjutan pertanian," ungkap Sahrian, Kepala Desa Bubuhan.

Pendampingan dan pelatihan dalam rangkaian program ini akan berlangsung hingga Desember 2024, dengan fokus pada peningkatan kemampuan petani dalam mengelola lahan secara efisien dan berkelanjutan.

Diharapkan dengan adanya program ini, petani kelapa di Desa Bubuhan mampu mengoptimalkan sumber daya lokal dan menciptakan model pertanian yang lebih ramah lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani. (HRD)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top