Breaking News
Petani Ancam Surati Presiden Prabowo soal Hambatan Pupuk SubsidiTapsel | Wali Kota Pekanbaru Kembali Lantik Camat Hingga Sekretaris Dinas, Ini Daftarnya! | Pemeritah Kota Pekanbaru Dorong Kepatuhan Perusahaan Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan | Kapolres Muara Enim dan Kodim 0404 Silaturahmi Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif | Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri. | Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H Jalin Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Muara Enim |

Nagari Sungai Duo Semarakkan Aksi Bersih Lingkungan
Rabu 25 September 2024, 08:50 WIB
Teks foto: warga Nagari Sungai Duo saat bersih bersih.(Tegu/siagaonline.com)

Siagaonline.com, Dharmasraya - Nagari Sungai Duo ikut memperingati aksi bersih, dalam rangka World Clean Up Day dengan membersihkan lingkungan kantor dan RTH Nagari Sungai Duo.


Peringatan world clean up day diawali dengan skrining kesehatan perangkat nagari Sungai Duo bersama Puskesmas Sitiung 1. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan serta mewujudkan aksi untuk bumi yang bersih dan sehat.

World Cleanup Day (WCD) merupakan aksi bersih serentak seluruh Dunia setiap bulan September. WCD diinisiasi pertama kali oleh organisasi masyarakat di Estonia yang disebut Let’s Do It! pada tahun 2008. Sejak 2018, World Cleanup Day menjadi gerakan global yang dilakukan secara serentak di 196 negara.

“Aksi ini bertujuan menyatukan masyarakat dari berbagai budaya, agama, ras dan membersihkan dunia dari permasalahan sampah. Serta sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong kolaborasi dari berbagai pihak dalam mewujudkan Indonesia Bersih,” kata Wali Nagari Sungai Duo, Ali dalam postingan resmi di Facebook Nagari Sungai Duo, (20/09/24).

Selain itu, tujuan dilaksanakan di nagari adalah untuk menanamkan kepedulian lingkungan pada warga sejak dini, termasuk seluruh warga di sekitar nagari. Dilakukan pemilahan sampah dan penimbangan terhadap sampah-sampah, baik sampah organik, an-organik maupun sampah residu.

Sampah organik dijadikan kompos, sedangkan sampah an-organik seperti plastik, botol minuman bisa dijual ke bank sampah. Untuk sampah residu, sampah yang tidak bisa dimanfaatkan kembali, bisa dibuang ke TPA.

“Dengan adanya peringatan kampanye Hari Bersih – bersih Sedunia ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat dunia dalam mengubah perilaku sosial terkait kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik. Sehingga tercipta lingkungan yang asri, bersih dan sehat,” pungkasnya. (Tegu)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda


Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top