SiagaOnline.Com, Padangsidimpuan - Kontroversi muncul terkait pemeliharaan gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan. Dalam pengamatan wartawan, kondisi gedung terlihat memprihatinkan dengan ditemukan kerusakan yang signifikan, seperti cat yang pudar, atap yang bocor, dan sering terjadi banjir saat hujan.
Upaya konfirmasi terkait dugaan penyalahgunaan anggaran pemeliharaan gedung selama dua tahun terakhir untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik tidak membuahkan hasil saat wartawan mencoba menghubungi Sekretaris DPRD Kota Padangsidimpuan, Bakhri Pulungan.
R.Parlindungan, seorang pengamat kebijakan publik, mengecam kelalaian dalam pemeliharaan kantor DPRD yang seharusnya menjadi representasi yang baik bagi pemerintah kota. Parlindungan menekankan pentingnya perawatan gedung pemerintahan sebagai komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kontroversi ini menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap pengelolaan anggaran publik dan tindakan tegas dalam menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan anggaran.
"Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan aset publik demi kepentingan bersama," ujar Parlindungan kepada wartawan. (Amils)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |