Breaking News
Pemkab Siak Pastikan Anak Tanpa Identitas Tetap Bisa Daftar SPMB 2026 | Produk UMKM Siak Mulai Masuk Ritel Modern, Pemkab dan Indomaret Perkuat Kolaborasi | PETI di Kawasan SPBU Logas Ditertibkan Berkali-Kali, Namun Tetap Beroperasi; Kapolsek Singingi Seakan-akan Tak berdaya. | Bonus Naik 10 Persen dan Hadiah Umrah Tetap Diberikan, Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak. | Pengamanan MTQ Riau dan Pacu Jalur Dimatangkan, Kuansing Siagakan Personel Gabungan di Titik Strategis. | Sekda Bintan Ikuti Rakor Pematangan Analisis Tata Ruang Terkait Lahan TNI AL dan Masyarakat Tanjung Uban |

AKP Quratul Aini Berikan Materi SMK Muhammadiyah Karanganyar Soal Perundungan/Bullying
Rabu 03 April 2024, 12:34 WIB

SiagaOnline.com, Pekalongan  - Kasat Binmas Polres Pekalongan AKP Quratul Aini, S.H, M.H memberikan materi dan pemahaman soal Perundungan/Bullying di lingkungan sekolah SMK Muhammadiyah Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Selasa (02/04).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Karanganyar Laela Hidayati, S.Pd. I, M.Pd serta guru pembimbing siswa dengan peserta putra dan putri SMK Muhammadiyah Karanganyar kelas 10.

Lokasi kegiatan diselenggarakan oleh pihak sekolah yang bertempat di Masjid SMK Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan.

AKP Quratul Aini pada kesempatan itu menyampaikan beberapa materi terkait perundungan/bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal, fisik,maupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati dan tertekan baik dilakukan oleh perorangan maupun kelompok.

Menurut Aini, bahwa yang rentan terjadinya tindakan perundungan/bullying ini sering terjadi di sekolahan oleh sebab itu kami selaku Binmas Polres Pekalongan selalu aktif dalam melakukan kunjungan - kunjungan ke sekolahan untuk memberikan pemahaman dan penjelasan intinya hal ini bisa diancam pidana atau di hukum.

Seperti kita ketahui bersama, banyak kasus terjadi perundungan/bullying seperti contoh entah itu aksi memukul, menampar, mendorong, menggigit, menendang, mencubit, pelecehan seksual. Hal ini dapat menyebabkan  dampak yang cukup serius seperti kesakitan fisik dan psikologi, kepercayaan diri yang merosot, malu trauma,serba salah takut sekolah,Korban mengasingkan diri dari sekolah serta timbul keinginan untuk bunuh diri dan mengalami gangguan jiwa.

Jika ini terjadi pada salah satu keluarga kita, langkah upaya bisa kita lakukan yaitu dengan cara membangun komunikasi antara anak dengan orang tua, sosialisasi dan advokasi terkait hal anak pada orang tua serta memperkuat peran orang tua dalam mencegah perlindungan baik di rumah maupun di sekolah. (Iman/YWRT)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top