Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

Tokoh Masyarakat Jaliudin Kritisi Soal Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadhan
Rabu 28 Februari 2024, 14:34 WIB

SiagaOnline.com, Tanjungpinang - Hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan tiba dan menyambut lebaran Idul Fitri serta momen hari besar keagamaan, semua kebutuhan pokok masyarakat kota Tanjungpinang kerap kali mengalami kenaikan Signifikan.


Tanpa sebab terkesan janggal kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat kota Tanjungpinang justru menjadi pertanyaan publik, kenapa ketika momen menjelang hari-hari besar keagamaan, termasuk menjelang bulan Ramadhan setiap tahunnya, kerap kali terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok apakah ada sekenario cukong dengan pejabat pemerintah, sehingga laju inflasi tidak terbendung.

Seperti harga sayuran cabay merah yang tembus diangka Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) perkilonya dipasaran kota Tanjungpinang.

Selain harga cabay merah yang melejit tinggi kenaikan harga komoditas lainnya juga ikut naik.

Harga beras medium yang awalnya dikisaran harga Rp 14.000 perkilonya, kini naik menjadi Rp 16.000 perkilonya diikuti harga bawang merah India yang naik mencapai 28.000 perkilonya.


Sementara itu pemerintah provinsi Kepri giat-giatnya monitoring stok beras dalam kesiapan menyambut momen Ramadhan dan idul Fitri tahun ini, namun belum bisa menekan angka Inflasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat saat menjelang Ramadhan tahun ini.

Dengan naiknya harga kebutuhan pokok yang kian menggila dikota Tanjungpinang saat menjelang Ramadhan dan idul Fitri serta hari hari besar keagamaan lainnya, mendapat kritikan dari Tokoh masyarakat kota Tanjungpinang.

Jaliudin membenarkan hal itu terjadi soal kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat kota Tanjungpinang saat menjelang Ramadhan dan menyambut lebaran Idul Fitri tahun ini.

Kenapa hal ini terjadi terus menerus setiap tahunnya apakah ini ada skenario permainan atau Cukong dengan para oknum pejabat daerah terhadap kenaikan harga bahan pokok seperti beras, harga cabay dan harga bawang saat menjelang Ramadhan.

"Ini adalah suatu kegagalan pemerintah daerah dalam menyikapi inflasi harga kebutuhan pokok masyarakat saat menyambut momen Ramadhan dan idul Fitri," kata Jaliudin, Rabu (28/2/24). (Red/Zen)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top