Breaking News
Pengedar Sabu di Desa Bumbung Bathin Solapan Ditangkap, Berawal dari Laporan Call Center 110 | Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis |

Ketua Bawaslu Kota Padangsidimpuan Kembali Ingatkan Netralitas Pemilu bukan sekedar Slogan
Sabtu 27 Januari 2024, 21:17 WIB

SiagaOnline.Com, Padangsidimpuan - Kabar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan seorang komisioner KPU Padangsidimpuan telah mengguncang publik. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan integritas penyelenggara pemilu yang seharusnya menjaga netralitas dalam proses demokrasi.

Dalam tanggapannya terhadap skandal ini, Ketua Bawaslu Kota Padangsidimpuan Ratno Afandi, dengan suara tegas, mengungkapkan bahwa dirinya telah sering mengingatkan ASN dan Penyelenggara Pemilu akan pentingnya menahan diri dari godaan dan iming-iming yang dapat merusak netralitas dan integritas.

"Kita harus tetap menjaga netralitas dan integritas dalam setiap tahapan pemilu," tegasnya.

Ratno Afandi juga menekankan bahwa kejadian ini harus dijadikan pembelajaran penting bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Tanpa netralitas dan integritas yang terjaga, proses demokrasi tidak dapat berjalan dengan baik dan adil.

Selain itu, selaku Ketua Bawaslu Kota Padangsidimpuan, dirinya menegaskan kepada jajarannya untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam praktik-praktik yang melanggar aturan. Integritas dan transparansi harus dijaga dengan sungguh-sungguh agar masyarakat memiliki kepercayaan penuh terhadap proses pemilu.

" menyikapi kejadian ini, Bawaslu Kota Padangsidimpuan akan meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggara pemilu. Langkah-langkah pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran harus ditingkatkan agar kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu tetap terjaga." ujarnya.

Lebih jauh katanya, netralitas dan integritas bukanlah sekadar slogan, tetapi merupakan prinsip dasar yang harus dipegang teguh oleh semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Tak bosan ia mengingatkan bahwa setiap tindakan yang melanggar prinsip ini harus ditindak dengan tegas demi menjaga keadilan dan kepercayaan publik.

" Dalam menghadapi tantangan dan godaan yang mungkin muncul kami mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam menjaga netralitas dan integritas. Hanya dengan kerjasama yang baik, proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar dan adil." terangnya kepada Wartawan.(Amils)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top