Breaking News
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Walikota Pekanbaru Kunjungan Kerja ke DJPb Kanwil Riau | Ustad Das'ad Latif dan 10.000 ASN Mengaji Bakal Semarakkan Tabligh Akbar HUT ke-242 Kota Pekanbaru | Hadapi El Nino 2026, BMKG Dorong Koordinasi Pusat dan Daerah  | Susun Rencana Kontingensi Terukur, Sesko TNI Terjunkan Pasis Dikreg 55 ke Riau | Imigrasi Karimun Hadir dihari penutupan Turnamen Volly Karimun Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 80. | Kabar Dugaan Tim KPK Datangi Rumdis Sekda Kuansing Beredar, Belum Ada Keterangan Resmi |

Dalam Tiga Hari, Satlantas Polres Pekalongan Berhasil Menindak 103 Unit Motor Knalpot Tidak Standar
Sabtu 06 Januari 2024, 10:17 WIB

SiagaOnlone.com, Pekalongan - Polda Jateng - Sebanyak 103 sepeda motor berknalpot  tidak standar (brong) berhasil ditindak oleh anggota Sat Lantas Polres Pekalongan pada Jum'at (5/1/2024).


Dikatakan Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Joko Supriyanto, bahwa motor dengan knalpot tidak standar yang berhasil diamankan ini merupakan hasil penindakan selama tiga hari.

"Data pagi tadi mencatat bahwa sebanyak 103 motor yang menggunakan knalpot brong berhasil diidentifikasi sekitar pukul 07.30 WIB," katanya.

Menurutnya, data tersebut akan terus bertambah karena anggota yang berada di lapangan masih melakukan penindakan terkait knalpot brong.

AKP Joko menjelaskan, pada tanggal 1-2 Januari 2024, sebelumnya dari Sat Lantas Polres Pekalongan telah melakukan sosialisasi penertiban terkait knalpot brong. Tentunya ini semua untuk mencapai target 'zero knalpot brong di Kabupaten Pekalongan.

Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan kegiatan untuk mencegah maraknya penggunaan knalpot brong.

Penertiban terhadap knalpot tidak standar atau brong ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kabupaten Pekalongan. Karena suara bising yang merupakan efek dari penggunaan knalpot brong ini, kerap mengganggu konsentrasi pengendara yang lain.

Oleh karena itu, dari Polres Pekalongan melakukan tindakan preventif seperti sosialisasi di bengkel-bengkel kendaraan roda dua dan kepada badan usaha penyedia knalpot.

Lebih lanjut, Kasat Lantas mengungkapkan, data dari lapangan mengindikasikan, penggunaan knalpot brong ini masih banyak di kalangan remaja.

"Dominasi pengguna knalpot brong ini ada di kalangan remaja, sementara jarang ditemui pada kelompok orang tua. Meskipun, ada beberapa kasus di mana orang tua menggunakan knalpot brong pada motor anaknya, namun hal tersebut juga cukup jarang terjadi," kata dia.
(Iman/afk)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top