Siagaonline.com, Muara Enim - Mencegah lebih baik daripada mengobati, dan deteksi dini adalah kunci utamanya. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muara Enim terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam hal perlindungan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Sebagai langkah nyata, BNNK Muara Enim berpartisipasi dalam "Workshop Implementasi ASSIST-Y" berskala nasional secara daring pada Selasa (9/6), diwakili langsung oleh Penelaah Teknis Kebijakan BNNK Muara Enim, Novi Titin Juliana, S.AP. Kegiatan difasilitasi oleh Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah, Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI.
Melalui implementasi metode ini, BNN kini memiliki instrumen skrining dan asesmen yang semakin mutakhir, terstandarisasi, dan akurat. ASSIST-Y (Alcohol, Smoking and Substance Involvement Screening Test - Youth) dirancang khusus untuk mengidentifikasi potensi keterlibatan remaja pada bahaya narkotika dan zat adiktif lainnya sejak fase paling awal.
Peningkatan kapasitas SDM ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Hal ini mempertegas komitmen BNNK Muara Enim dalam memberikan layanan rehabilitasi serta pendampingan yang terbaik dan humanis untuk anak-anak muda di Kabupaten Muara Enim. Dengan deteksi yang lebih cepat dan tepat sasaran, proses pemulihan dapat dilakukan sebelum tingkat kecanduan menjadi lebih parah.
Lebih lanjut, BNNK Muara Enim terus mengimbau masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada para penyalahguna, melainkan mendorong mereka untuk pulih. Jika ada keluarga, kerabat, atau lingkungan terdekat yang membutuhkan bantuan pemulihan, masyarakat diminta untuk tidak ragu datang ke Klinik Pratama BNNK Muara Enim. Seluruh proses pelayanan rehabilitasi medis maupun sosial di Klinik Pratama BNN dijamin gratis, tidak dipidana, dan kerahasiaan privasi pasien dijaga sepenuhnya.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |