Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Blackout Besar Hantam Sumatera, PLN Lakukan Recovery Bertahap
Jumat 22 Mei 2026, 22:14 WIB

Siagaonline.com, Sumatra–Pulau Sumatera kembali dikejutkan dengan peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda lima provinsi sekaligus pada Jumat malam (22/5/2026). Gangguan besar pada sistem kelistrikan tersebut menyebabkan wilayah Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, Aceh, dan Jambi mendadak gelap gulita hampir secara bersamaan.

Berdasarkan pantauan tim redaksi, pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 18.44 WIB atau tidak lama setelah waktu Magrib. Kondisi ini sontak membuat aktivitas masyarakat lumpuh, mulai dari rumah tangga, pusat perbelanjaan, tempat usaha, hingga fasilitas umum yang bergantung penuh pada pasokan listrik.

Sejumlah warga mengaku panik saat listrik tiba-tiba padam tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya. Di beberapa daerah, jaringan internet dan komunikasi juga dilaporkan ikut terganggu akibat matinya pasokan listrik dalam skala besar tersebut.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan blackout diduga dipicu gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera bagian utara dan tengah. Dampaknya meluas hingga menyebabkan suplai listrik di sejumlah provinsi terputus total.

Selain itu, jalur transmisi strategis Dumai–Muaro Bungo 275 kV dilaporkan ikut mengalami gangguan sehingga memperparah kondisi kelistrikan di sejumlah wilayah terdampak.

Sementara itu, suasana gelap gulita tampak menyelimuti berbagai kota dan kabupaten di lima provinsi tersebut. Warga terpaksa menggunakan lampu darurat, senter, hingga penerangan seadanya untuk melanjutkan aktivitas malam hari.

Di sejumlah kawasan permukiman, masyarakat terlihat keluar rumah sambil menunggu kepastian kapan listrik kembali normal. Tidak sedikit pula pelaku usaha mengeluhkan kerugian akibat aktivitas ekonomi terganggu mendadak.

“Baru selesai Magrib langsung padam total. Sampai sekarang belum hidup, semua aktivitas terganggu,” ungkap salah seorang warga di wilayah Riau.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan proses penormalan terus dilakukan secara maksimal.

Pihak PLN memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam, tergantung kondisi jaringan dan stabilitas sistem di lapangan. Hingga berita ini diterbitkan, proses recovery gardu induk dan penormalan jaringan masih terus berlangsung di berbagai wilayah Sumatera terdampak blackout massal tersebut.

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top