Breaking News
Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur | Polres Muara Enim Gelar Turnamen Bulutangkis Kapolres Cup V 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 | Kapolres Cup Rokan Hulu 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Esport Muda Menuju Level Nasional | Perkuat Tata Kelola dan Struktur Bisnis, RUPST PTBA Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan |

Kota Pekalongan Raih Penghargaan Pertumbuhan Investasi Asing Tertinggi di Jawa Tengah
Selasa 12 Mei 2026, 08:13 WIB

Siagaonline.com, Semarang — Pemerintah Kota Pekalongan meraih penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) tertinggi tahun 2025 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam kegiatan Central Java Investment Business Forum (CJIBF) di Ballroom Hotel PO Semarang, Minggu (11/5/2026).

Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau Aaf, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Kota Pekalongan masih dipercaya investor asing sebagai daerah tujuan investasi.

“Alhamdulillah, Kota Pekalongan mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan realisasi penanaman modal asing tertinggi. Salah satu pendukungnya adalah masuknya investor asal Korea di sektor pengolahan ikan,” ungkapnya.

Aaf menjelaskan, penghargaan tersebut dihitung berdasarkan persentase pertumbuhan investasi. Meski secara nominal terdapat daerah lain dengan nilai investasi lebih besar, namun dari sisi pertumbuhan, Kota Pekalongan menjadi yang tertinggi.

Ia menambahkan, capaian ini tidak lepas dari dukungan masyarakat, pemerintah daerah, dan para investor yang bersama-sama menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Pemerintah Kota Pekalongan juga optimistis tren investasi akan terus meningkat pada tahun 2026, salah satunya melalui rencana proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp3–4 triliun.

“Kalau proyek PSEL terealisasi, tentu akan semakin mendorong investasi asing di Kota Pekalongan dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Ade Suangkat, menyampaikan bahwa realisasi PMA Kota Pekalongan tahun 2025 meningkat hingga 1.207 persen dibanding tahun sebelumnya, dari Rp30,1 miliar pada 2024 menjadi Rp393,7 miliar di tahun 2025.

Pemkot Pekalongan berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan investor sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
(ims/pkmp)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top